Wujudkan Pelayanan Prima, Penyuluh Agama Islam KUA Binduriang Layani Tamu dengan Ramah
Rejang Lebong (Humas) — Dalam rangka mewujudkan pelayanan publik yang prima dan humanis, Penyuluh Agama Islam Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Binduriang Diana Erlina, S.Sos terus mengedepankan sikap ramah, santun, dan komunikatif dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat Desa Simpang Beliti yang berkunjung ke kantor KUA Kecamatan Binduriang. (23/10)
Pelayanan tamu merupakan salah satu bentuk pengabdian kepada masyarakat yang tidak hanya mengutamakan penyampaian informasi, tetapi juga membangun komunikasi yang baik serta menciptakan suasana pelayanan yang nyaman dan bersahabat. Dalam menjalankan tugasnya, Penyuluh Agama Islam berupaya menyambut setiap tamu dengan menerapkan prinsip senyum, salam, sapa, sopan, dan santun sebagai bagian dari budaya pelayanan yang baik.
Dalam kegiatan pelayanan tersebut, Penyuluh Agama Islam KUA Binduriang memberikan perhatian kepada setiap tamu yang datang dengan mendengarkan kebutuhan dan keperluan mereka secara saksama. Apabila tamu membutuhkan informasi terkait layanan keagamaan, bimbingan penyuluhan, konsultasi keagamaan, maupun informasi administrasi yang berkaitan dengan tugas KUA, penyuluh berupaya memberikan penjelasan secara jelas dan mudah dipahami sesuai dengan kewenangan serta tugas yang dimiliki.
Sikap ramah dan komunikatif menjadi hal penting dalam membangun kepercayaan masyarakat terhadap pelayanan di lingkungan KUA. Dengan pelayanan yang mengedepankan pendekatan humanis, masyarakat diharapkan merasa dihargai, memperoleh informasi yang dibutuhkan, serta mendapatkan arahan yang tepat sesuai dengan keperluannya.
Selain memberikan pelayanan secara langsung, Penyuluh Agama Islam juga memiliki peran strategis dalam membangun hubungan yang harmonis antara lembaga keagamaan dan masyarakat. Melalui komunikasi yang santun dan pendekatan yang persuasif, penyuluh diharapkan mampu menjadi mitra masyarakat dalam memperoleh informasi, memahami persoalan keagamaan, serta meningkatkan pengetahuan dan pengamalan nilai-nilai agama dalam kehidupan sehari-hari.
Pelayanan yang ramah juga mencerminkan penerapan nilai-nilai akhlakul karimah dalam pelaksanaan tugas. Islam mengajarkan pentingnya bersikap santun, menghormati sesama, berkata baik, dan membantu orang lain dengan penuh keikhlasan. Nilai-nilai tersebut menjadi landasan penting bagi Penyuluh Agama Islam dalam menjalankan pengabdian kepada masyarakat.
Melalui pelayanan yang baik, KUA Kecamatan Binduriang terus berupaya menumbuhkan budaya kerja yang profesional, berintegritas, dan berorientasi pada kebutuhan masyarakat. Setiap tamu diharapkan memperoleh sambutan yang baik, informasi yang bermanfaat, serta pengalaman pelayanan yang tertib dan nyaman.
(Diana/Edwinsya)Hastag : KUABinduriang #PenyuluhAgamaIslam#PelayananPrima #PelayananPublik
From : KUA Binduriang



