Pimpin Akad Nikah, Kepala KUA Kota Padang Beri Pesan Ini.
REJANG LEBONG (HUMAS) ---- Bertempat di Kelurahan Dusun Baru Kecamatan Kota Padang Kepala KUA Kota Padang sekaligus penghulu melaksanakan tugas pencatatan nikah atas nama calon pengantin Heru yang berasal dari Desa Lubuk Mumpo dengan Anggun, S.Sos berasal dari Kelurahan Dusun Baru. Pada proses pelaksanaan pencatatan nikah ini hadir tokoh-tokoh Agama, tokoh masyarakat, Perangkat Kelurahan dan perangkat agama di Kelurahan Dusun baru.
Sebelum pelaksaan ijab dan qabul Efrianto, S.Sos.I,MH menyampaian Khutbah nikah beliau mengatakan bahwa Pernikahan adalah bagian dari ibadah sekaligus merupakan Sunnah Rasulullah SAW , namun pernikahan juga ikatan antara keluarga besar keduanya. Pengantin perempuan akan memiliki seorang imam/ suami dan seluruh keluarga besar suaminya, begitu juga pengantin laki-laki. Kedua pasangan ini setelah pernikahan, masing-masing akan memiliki dua orang ibu dan dua orang ayah, serta dua keluarga besar.
Nasehat tersebut disampaikan Penghulu Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Kota Padang saat memimpin prosesi akad nikah pasangan calon pengantin (catin) Heru dengan Anggun ,S.Sos di Kelurahan Dusun baru pukul. 09.00 WIB.
Efrianto juga mengatakan bahwa pernikahan merupakan suatu ikatan suci yang mengikat dua buah hati dan juga dua keluarga menjadi satu. Karena setelah menikah orang tua pasangan suami-isteri adalah orang tua keduanya yang dituntut untuk menjaga hubungan baik antara pencipta dengan manusia (hablum minallah dan hablum minnannas).
"Untuk mewujudkan keluarga yang sejahtera dan bahagia, atau istilah Al-Qur'an sakinah mawaddah warahmah, maka pasangan suami isteri untuk saling melengkapi, saling mencintai , suami sebagai pemegang kendali kepemimpinan dalam keluarga dan adanya saling pengertian dan transparansi." lanjut Efrianto
Lebih lanjut ia mengatakan bagaimana keadaan seharusnya sikap seorang isteri yang sangat patuh kepada suaminya. Karena bagi seorang isteri, suami adalah junjungan, walaupun isteri juga memiliki penghasilan, isteri tidak berani memberikan santunan kepada ayah/ibunya tanpa sepengetahuan suaminya. Proses Ijab Qabul berlangsung hikmat dan sakral dengan disaksikan oleh tamu undangan yang hadir pada acara hari ini.
(Idil Fitri, S.Sos/Prada Utama, S.I.Kom)Hastag : #kuakotapadang
From : KUA Kota Padang


.jpg)
