PAI Kemenag Rejang Lebong Ajak Pegawai Kejari Perkuat Amanah, Jaga Lisan, dan Tingkatkan Ketakwaan
Rejang Lebong (Humas) – Penyuluh Agama Islam Kantor Kementerian Agama Kabupaten Rejang Lebong, H. Irsan Sidik, S.Ag., M.H., mengajak seluruh pegawai Kejaksaan Negeri (Kejari) Rejang Lebong untuk memperkuat amanah, menjaga lisan, mengendalikan hawa nafsu, serta meningkatkan ketakwaan kepada Allah Swt. Pesan tersebut disampaikannya dalam kegiatan pembinaan rohani di lingkungan Kejari Rejang Lebong, Rabu (28/10).
Kegiatan pembinaan rohani tersebut diikuti oleh Kabag BIN, Indra Vierman, S.H., bersama seluruh pegawai Kejaksaan Negeri Rejang Lebong. Kegiatan ini menjadi sarana untuk memperkuat nilai-nilai spiritual dan moral sebagai landasan dalam menjalankan tugas serta memberikan pelayanan kepada masyarakat.
Dalam ceramahnya, Irsan Sidik menyampaikan sejumlah pesan tentang kehidupan dan tanggung jawab manusia, termasuk enam pertanyaan reflektif yang dinisbatkan kepada Imam Al-Ghazali. Pesan tersebut mengajak setiap individu untuk merenungkan hakikat kehidupan, beratnya amanah, bahaya lisan yang tidak terjaga, besarnya hawa nafsu, jauhnya masa lalu, serta pentingnya menjaga salat.
Menurutnya, amanah merupakan tanggung jawab besar yang harus dijalankan dengan penuh kejujuran dan kesungguhan. Dalam lingkungan kerja, amanah tidak hanya berkaitan dengan pelaksanaan tugas, tetapi juga menyangkut integritas, kedisiplinan, dan komitmen untuk menjauhi perbuatan yang bertentangan dengan nilai agama maupun aturan yang berlaku.
Selain itu, ia mengingatkan pentingnya menjaga lisan dalam kehidupan sehari-hari. Perkataan yang tidak terjaga dapat menimbulkan persoalan, merusak hubungan antarsesama, bahkan menghilangkan kepercayaan. Karena itu, setiap pegawai diharapkan membiasakan diri bertutur kata dengan baik, bersikap bijaksana, dan menjaga keharmonisan di lingkungan kerja.
Irsan juga mengajak para peserta untuk senantiasa mengendalikan hawa nafsu dan tidak terlena oleh urusan duniawi. Kesadaran bahwa kehidupan bersifat sementara hendaknya menjadi pengingat bagi setiap manusia untuk memperbanyak amal kebaikan, memperbaiki diri, serta menjaga hubungan dengan Allah Swt. melalui ibadah, khususnya salat.
Dalam kesempatan tersebut, ia turut mengangkat kandungan Surah Al-Hujurat ayat 13 yang menjelaskan bahwa manusia diciptakan dari laki-laki dan perempuan, kemudian dijadikan berbangsa-bangsa dan bersuku-suku agar saling mengenal. Ayat tersebut menegaskan bahwa kemuliaan manusia di sisi Allah Swt. ditentukan oleh ketakwaannya, bukan oleh kedudukan, jabatan, maupun latar belakangnya.
Pesan tersebut relevan dalam kehidupan bermasyarakat dan dunia kerja, termasuk di lingkungan kejaksaan. Setiap pegawai perlu menghormati perbedaan, membangun hubungan yang baik, serta mengedepankan sikap adil, profesional, dan berintegritas dalam menjalankan tanggung jawab.
Melalui kegiatan pembinaan rohani ini, diharapkan seluruh pegawai Kejari Rejang Lebong dapat semakin memperkuat keimanan, menjaga akhlak, serta menjadikan nilai-nilai agama sebagai pedoman dalam bekerja dan berinteraksi dengan masyarakat.
Pembinaan rohani tersebut sekaligus menjadi pengingat bahwa keberhasilan dalam menjalankan tugas tidak hanya ditentukan oleh kemampuan dan profesionalitas, tetapi juga oleh kekuatan moral, kejujuran, serta tanggung jawab yang dilandasi ketakwaan kepada Allah Swt.
(Prada/Prada Utama, S.I.Kom)Hastag : #kemenagrl #rejanglebong
From : Kemenag


