Berbagi Praktik Baik, MIN 1 Rejang Lebong Tingkatkan Kompetensi Jurnalistik Guru Madrasah
Rejang Lebong (Humas) – Madrasah Ibtidaiyah Negeri (MIN) 1 Rejang Lebong kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung peningkatan kualitas sumber daya manusia madrasah melalui berbagi praktik baik di bidang kehumasan. Komitmen tersebut diwujudkan dengan memberikan pendampingan penulisan berita humas Kementerian Agama kepada guru Madrasah Ibtidaiyah Swasta (MIS) GUPPI 13 Tasikmalaya yang dilaksanakan di MIN 1 Rejang Lebong pada Senin (2/11).
Kegiatan pendampingan diikuti oleh guru MIS GUPPI 13 Tasikmalaya, Natasya Aulia Putri, S.Pd. dan Fenti Febrianti, S.Pd, yang memperoleh bimbingan langsung dari guru MIN 1 Rejang Lebong, Randi Sefto Fanedi, S.Pd. Selama kegiatan berlangsung, peserta mempelajari berbagai teknik penulisan berita humas Kementerian Agama, mulai dari menentukan ide berita, menyusun struktur penulisan sesuai kaidah jurnalistik, menerapkan unsur 5W+1H, hingga menyajikan informasi yang menarik, informatif, dan memberikan dampak positif bagi masyarakat.
Dalam sesi pendampingan, Randi Sefto Fanedi menjelaskan bahwa publikasi madrasah memiliki peran strategis dalam membangun kepercayaan masyarakat sekaligus menyampaikan berbagai inovasi, program, dan prestasi yang dilaksanakan madrasah. Menurutnya, sebuah berita tidak cukup hanya melaporkan kegiatan, tetapi juga harus mampu menghadirkan nilai, manfaat, dan perubahan yang dihasilkan.
"Berita humas bukan hanya tentang siapa yang hadir atau kegiatan apa yang dilaksanakan, tetapi bagaimana kita mampu menyampaikan nilai dan dampak dari kegiatan tersebut. Setiap berita harus memberikan informasi yang bermanfaat bagi masyarakat dan sejalan dengan semangat Kemenag Berdampak," ujar Randi.
Selain memberikan materi, peserta juga diajak mempraktikkan penyusunan berita dengan pendekatan yang lebih berorientasi pada manfaat program bagi masyarakat. Pendampingan tersebut menjadi wadah berbagi pengalaman sekaligus memperkuat budaya kolaborasi antar madrasah dalam meningkatkan kualitas publikasi kelembagaan.
Kepala MIN 1 Rejang Lebong, Mufidatul Chairi, S.Ag., M.Pd.I., mengapresiasi terselenggaranya kegiatan tersebut. Menurutnya, berbagi praktik baik merupakan bagian dari komitmen MIN 1 Rejang Lebong untuk mendukung peningkatan kualitas madrasah, tidak hanya di lingkungan sendiri tetapi juga bagi madrasah lain yang ingin mengembangkan kompetensi di bidang kehumasan.
"Kami menyambut baik kegiatan pendampingan ini sebagai bentuk kolaborasi antar madrasah. MIN 1 Rejang Lebong berkomitmen untuk terus berbagi pengalaman dan praktik baik, sehingga semakin banyak madrasah yang mampu menghasilkan publikasi berkualitas, inspiratif, dan memberikan dampak positif bagi masyarakat. Publikasi yang baik akan memperkuat citra madrasah sekaligus menjadi media penyebarluasan berbagai inovasi dan prestasi yang dimiliki," ungkap Mufidatul Chairi.
Sementara itu, peserta pendampingan, Natasya Aulia Putri, mengaku memperoleh banyak wawasan baru selama mengikuti kegiatan tersebut. Ia menilai materi yang disampaikan tidak hanya memperkaya kemampuan teknis menulis berita, tetapi juga mengubah cara pandangnya terhadap fungsi publikasi madrasah.
"Pendampingan ini memberikan pemahaman baru bagi saya bahwa berita madrasah harus memiliki isi yang kuat, tidak hanya menyampaikan kegiatan yang dilakukan, tetapi juga menjelaskan manfaat dan dampaknya. Ilmu yang diperoleh ini akan kami terapkan untuk meningkatkan publikasi di MIS GUPPI 13 Tasikmalaya," tutur Natasya.
Melalui kegiatan ini, MIN 1 Rejang Lebong berharap semangat berbagi praktik baik dapat terus berkembang di lingkungan madrasah. Kolaborasi lintas daerah seperti ini diharapkan mampu meningkatkan kompetensi guru dalam bidang kehumasan, memperluas jejaring kerja sama, serta memperkuat eksistensi madrasah melalui publikasi yang profesional, edukatif, dan sejalan dengan semangat Kemenag Berdampak.
(Randi/Edwinsya)Hastag : #MIN1RL #Humas
From : MIN 1


