Kepala MIN 1 Rejang Lebong Ikuti Sosialisasi SPI Pendidikan 2026, Perkuat Ekosistem Madrasah Berintegritas
Rejang Lebong (Humas) – Dalam rangka memperkuat tata kelola pendidikan yang berintegritas, Kepala Madrasah Ibtidaiyah Negeri (MIN) 1 Rejang Lebong, Mufidatul Chairi, S.Ag.,M.Pd.I., mengikuti kegiatan Sosialisasi Survei Penilaian Integritas (SPI) Pendidikan Tahun 2026. Kegiatan tersebut membahas variabel pengukuran Dimensi Ekosistem yang dilaksanakan secara daring melalui platform Zoom Meeting pada Senin (2/11) di ruang kerjanya.
Kegiatan sosialisasi ini menjadi bagian dari upaya peningkatan pemahaman bagi kepala madrasah, tenaga pendidik, dan pengelola satuan pendidikan mengenai pentingnya membangun lingkungan pendidikan yang menjunjung tinggi nilai kejujuran, integritas, serta akuntabilitas. Melalui SPI Pendidikan, madrasah diharapkan mampu melakukan evaluasi sekaligus memperkuat budaya positif dalam penyelenggaraan pendidikan.
Dalam kegiatan tersebut, peserta memperoleh pemaparan terkait enam variabel utama dalam Dimensi Ekosistem yang menjadi indikator penilaian SPI Pendidikan Tahun 2026. Keenam variabel tersebut meliputi Profesionalitas, Dukungan, Keteladanan, Resiliensi, Inklusivitas, dan Kepemimpinan.
Dimensi Profesionalitas menekankan pentingnya setiap warga pendidikan menjalankan tugas dengan penuh tanggung jawab, disiplin, dan menjunjung tinggi integritas akademik. Sementara itu, variabel Dukungan menggambarkan pentingnya menciptakan lingkungan yang memberikan rasa aman, menghargai kejujuran, serta mendorong setiap individu untuk berkembang secara positif.
Selain itu, aspek Keteladanan menjadi bagian penting dalam membangun budaya integritas karena berkaitan dengan kesesuaian antara perkataan dan tindakan yang ditunjukkan oleh seluruh warga madrasah. Adapun Resiliensi, Inklusivitas, dan Kepemimpinan menjadi indikator dalam melihat kemampuan ekosistem pendidikan menghadapi tantangan, memberikan ruang yang adil bagi seluruh warga madrasah, serta menghadirkan kepemimpinan yang mampu menggerakkan perubahan positif.
Kepala MIN 1 Rejang Lebong, Mufidatul Chairi, S.Ag.,M.Pd.I., menyampaikan bahwa sosialisasi SPI Pendidikan memberikan pemahaman penting bagi madrasah dalam membangun budaya kerja yang lebih baik. Menurutnya, nilai-nilai yang terdapat dalam enam variabel Dimensi Ekosistem harus diwujudkan dalam aktivitas sehari-hari, bukan hanya sebatas pemahaman secara konsep.
“Enam variabel ekosistem ini bukan hanya teori, tetapi harus menjadi budaya di madrasah kita. Mulai dari profesionalitas guru, saling mendukung, memberi teladan, hingga kepemimpinan yang mampu menggerakkan kebaikan. Inilah semangat Kemenag Berdampak yang ingin kita wujudkan di MIN 1 Rejang Lebong,” ujar Mufidatul.
Ia menambahkan, penguatan integritas merupakan tanggung jawab bersama seluruh warga madrasah. Dengan adanya komitmen bersama, MIN 1 Rejang Lebong terus berupaya menghadirkan layanan pendidikan yang transparan, profesional, dan berorientasi pada pembentukan karakter peserta didik.
Melalui keikutsertaan dalam Sosialisasi SPI Pendidikan 2026 ini, MIN 1 Rejang Lebong berkomitmen untuk terus meningkatkan kualitas pengelolaan madrasah dengan mengedepankan prinsip integritas, keteladanan, dan akuntabilitas. Hal tersebut menjadi langkah nyata dalam menciptakan ekosistem pendidikan yang positif dan mendukung terwujudnya madrasah yang unggul serta berkarakter.
(Randi/Edwinsya)Hastag : #MIN1RL #Humas
From : MIN 1


