Meski Kuota SEHATI Masih Ditutup , Penyuluh Agama Terus Gencarkan Sosialisasi Sertifikat Halal Gratis
REJANG LEBONG (HUMAS) --- Meskipun kuota SEHATI (Sertifikasi Halal Gratis) dari BPJPH masih belum dibuka kembali, semangat para penyuluh agama untuk mengedukasi masyarakat mengenai pentingnya sertifikasi halal tidak surut. Penyuluh agama Islam dan Kristen tetap aktif melakukan sosialisasi kepada para pelaku usaha, khususnya di sektor makanan dan minuman.
Inneke, penyuluh agama Kristen, berharap BPJPH segera membuka kembali kuota SEHATI agar para pelaku usaha beragama non-Muslim dapat turut berpartisipasi. Ia menekankan pentingnya sosialisasi ini untuk memastikan bahan dan alat yang digunakan dalam proses produksi sesuai dengan standar kehalalan yang telah ditentukan. "Kami ingin semua pelaku usaha, termasuk yang beragama non-Muslim, memahami dan memenuhi standar halal, karena ini bukan hanya tentang agama, tetapi juga tentang kualitas dan kepercayaan konsumen," ujar Inneke.
Sementara itu, Zetti, penyuluh agama Islam, mengungkapkan bahwa meskipun kuota SEHATI masih belum tersedia, para pelaku usaha sebaiknya tetap mempersiapkan persyaratan pengajuan sertifikat halal. "Persiapkan nomor izin berusaha, email, dan nomor WhatsApp untuk pembuatan akun SIHALAL. Jadi, ketika kuota SEHATI kembali dibuka, semua sudah siap," jelas Zetti.
Upaya sosialisasi yang dilakukan oleh para penyuluh agama ini diharapkan dapat meningkatkan kesadaran pelaku usaha terhadap pentingnya sertifikasi halal, sekaligus mempermudah proses pengajuan ketika kuota SEHATI kembali dibuka.
(Okfa Muthmainnah/Prada Utama, S.I.Kom)Hastag : #Kuaselupurejang #kemenagRL #PenyuluhAgamaBergerak #KUAkeren #penyuluhagamakristen #ipari #moderasiberagaam
From : KUA Selupu Rejang

.jpg)

