Salam-Salaman Pasca Sholat Dhuha: Tradisi Penuh Makna di MIN 1 Rejang Lebong
Rejang Lebong (Humas) – Tradisi salam-salam yang dilakukan usai sholat dhuha berjamaah di Madrasah Ibtidaiyah Negeri (MIN) 1 Rejang Lebong terus berjalan dengan penuh kekhidmatan. Pada hari ini, Rabu (02/10), seluruh siswa dan guru berpartisipasi dalam kegiatan yang dipimpin langsung oleh Kepala Madrasah, Mufidatul Chairi, S.Ag., M.Pd.I. Kegiatan ini dimulai setelah pelaksanaan sholat dhuha, yang selalu dilakukan sebelum siswa-siswa masuk ke kelas untuk memulai pelajaran.
Kegiatan ini diadakan dengan tujuan untuk mempererat silaturahmi antara siswa dan guru. "Salam-salam ini bukan hanya sebuah tradisi, tapi juga menjadi sarana untuk menanamkan rasa hormat, kasih sayang, dan kebersamaan antara siswa dan guru. Dengan demikian, kami berharap suasana belajar di sekolah menjadi lebih nyaman dan kondusif," ujar Mufidatul Chairi, ketika ditemui usai kegiatan.
Setelah melaksanakan sholat dhuha berjamaah, para siswa satu per satu berbaris rapi untuk memberikan salam kepada para guru. Dengan penuh kedisiplinan, siswa-siswa tampak antusias memberikan salam sambil mencium tangan para guru sebagai bentuk penghormatan. Di sisi lain, para guru pun menyambut dengan senyum hangat dan doa untuk para murid agar senantiasa diberi kelancaran dalam belajar.
Salah satu guru, Windi Setia Ningish, M.Pd., menyampaikan bahwa kegiatan salam-salam ini merupakan wujud nyata dari pengajaran nilai-nilai budi pekerti di madrasah. "Melalui salam-salam ini, anak-anak belajar bagaimana menghormati yang lebih tua serta mempraktikkan adab yang baik dalam kehidupan sehari-hari," ujarnya. Beliau juga menambahkan bahwa tradisi ini diharapkan bisa terus dijalankan di masa depan karena memiliki dampak positif terhadap pembentukan karakter siswa.
Salah satu siswa kelas 3, Muhammad Fairuz, mengaku senang bisa berpartisipasi dalam kegiatan ini. "Saya senang bisa sholat dhuha bersama teman-teman dan guru. Setelah salam-salam, rasanya lebih semangat untuk belajar," ungkapnya dengan senyum ceria.
Kegiatan salam-salam usai sholat dhuha di MIN 1 Rejang Lebong ini menjadi bukti nyata bagaimana tradisi agama dan budaya lokal bisa berjalan beriringan dalam membentuk karakter positif pada generasi muda. Kepala MIN 1 Rejang Lebong berharap kegiatan ini terus dilestarikan sebagai bagian dari pembelajaran non-akademik yang tidak kalah penting dalam mencetak siswa yang berakhlak mulia. (Randi)
(Randi Sefto Fanedi, S.Pd/Prada Utama, S.I.Kom)Hastag : #MIN1RejangLebong #Humas
From : MIN 1



.jpeg)