Rejang Lebong (HUMAS)----Jumat, 8 November 2024, PAI KUA Curup Utara, yang diwakili oleh Siti Rodiatul Kholidawati, S.H.I, menggelar penyuluhan dan bimbingan tajwid kepada anak-anak Griya STAIN. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kefasihan anak-anak dalam membaca Al-Qur'an dengan memperhatikan panjang pendek bacaan dan penerapan ilmu tajwid yang benar. Dengan bimbingan ini, diharapkan anak-anak dapat membaca Al-Qur'an dengan baik, lancar, dan tanpa terbata-bata.
Siti Rodiatul Kholidawati, S.H.I, selaku Penyuluh Agama Islam dalam kegiatan ini, menjelaskan pentingnya memahami ilmu tajwid untuk menjaga keakuratan dalam membaca Al-Qur'an. “Tajwid adalah ilmu yang mengajarkan kita cara membaca Al-Qur'an dengan benar, memperhatikan setiap detil bacaan, termasuk panjang pendeknya huruf serta cara pelafalannya. Hal ini sangat penting agar bacaan kita sesuai dengan kaidah yang telah ditentukan dan tidak merubah makna,” jelasnya.
Dalam sesi bimbingan, para peserta diajarkan mengenai dasar-dasar tajwid, seperti hukum bacaan mad (panjang), qalqalah (pantulan suara), dan makhraj (tempat keluarnya huruf). Siti Rodiatul juga mengajak anak-anak untuk mempraktikkan langsung bacaan Al-Qur'an dengan memperhatikan ketepatan tajwid, sehingga mereka bisa merasakan perbedaan antara bacaan yang benar dan yang kurang tepat.
Para peserta, yang terdiri dari anak-anak Griya STAIN, menunjukkan antusiasme yang tinggi dalam mengikuti pelatihan ini. Meskipun sebagian besar masih dalam tahap awal, mereka tampak semangat untuk memperbaiki cara bacaan mereka sesuai dengan tata cara tajwid yang diajarkan. Selain itu, Siti Rodiatul juga memberikan tips-tips praktis untuk mengatasi kesulitan dalam membaca Al-Qur'an dengan lancar, seperti latihan mengucapkan huruf yang memiliki sifat dan cara pengucapan yang khusus.
“Kami berharap bimbingan ini dapat memberikan pemahaman yang lebih mendalam kepada anak-anak tentang bagaimana membaca Al-Qur'an dengan benar. Selain itu, kami juga ingin menumbuhkan kecintaan mereka terhadap kitab suci sejak dini,” ungkap Siti Rodiatul.
Kegiatan ini tidak hanya bermanfaat untuk memperbaiki teknik membaca Al-Qur'an, tetapi juga menjadi langkah awal bagi anak-anak untuk lebih mendalami ilmu agama, khususnya dalam membaca kitab suci dengan penuh penghayatan. PAI KUA Curup Utara berencana untuk melanjutkan kegiatan bimbingan ini, mengingat betapa pentingnya pembelajaran tajwid dalam kehidupan sehari-hari umat Islam.
Dengan adanya bimbingan ini, diharapkan para peserta dapat melanjutkan perjalanan mereka dalam menguasai bacaan Al-Qur'an dengan benar, sehingga mereka bisa menjadi pembaca Al-Qur'an yang fasih dan penuh pengertian.