Harmonisasi Tokoh Agama dan Masyarakat di Desa Kasie Kasubun: Mewujudkan Kerukunan Umat Beragama di Kecamatan Padang Ulak Tanding
Rejang Lebong (HUMAS) – Sebagai upaya mempererat sinergi antara Pemerintah Kabupaten Rejang Lebong, tokoh agama, dan tokoh masyarakat, kegiatan harmonisasi digelar di Desa Kasie Kasubun, Kecamatan Padang Ulak Tanding, pada Selasa, 12 November 2024. Kegiatan ini bertujuan untuk memperkuat hubungan antar umat beragama, menjaga kondusifitas, dan mencegah perpecahan di masyarakat.
Dalam sambutannya, Kepala Desa Kasie Kasubun, Ibu Leni Diana, menyampaikan pentingnya peran tokoh agama dan tokoh masyarakat dalam menjaga kedamaian dan kerukunan di tengah dinamika sosial. "Kami mengajak seluruh tokoh agama dan tokoh masyarakat untuk menjadi penengah, menjaga keseimbangan, dan mencegah munculnya isu-isu yang dapat memecah belah persatuan, seperti isu yang berkaitan dengan agama," ujar Ibu Leni. Ia juga menegaskan bahwa pembinaan terhadap tokoh agama, tokoh masyarakat, dan tokoh pemuda merupakan langkah penting untuk memastikan visi dan misi pembangunan yang harmonis di tingkat desa dan kecamatan.
Di tengah kemajuan zaman yang semakin pesat, menurut Ibu Leni, tantangan untuk menjaga keharmonisan sosial semakin kompleks. Oleh karena itu, pendekatan yang melibatkan aspek sosial dan keagamaan menjadi sangat penting. "Kita harus memberikan keteladanan dalam berpikir, bertindak, dan bersikap, agar dapat menjaga keutuhan persatuan, terutama di kalangan generasi muda," tambahnya.
Kegiatan ini menghadirkan sejumlah pemateri yang berkompeten, di antaranya Bapak Haikal S.Ag, Penyuluh Agama Islam dari KUA Padang Ulak Tanding, serta penyuluh agama Kristen, Inneke Rukmawati S.Th, Gunawan Sembiring S.Th, dan Rosnawati Timbage S.Th, yang berasal dari Kementerian Agama Kabupaten Rejang Lebong. Mereka memberikan materi terkait pentingnya membina toleransi dan komunikasi yang baik antar umat beragama, khususnya di wilayah Kecamatan Padang Ulak Tanding.
Sebanyak 20 orang tokoh agama, masyarakat, serta imam dan pendeta desa, hadir dalam kegiatan ini, termasuk Imam Desa Kasie Kasubun, Bapak Baidini, dan Pendeta Bapak Wahyono. Dalam kesempatan tersebut, para pemateri mengingatkan pentingnya mengedukasi masyarakat, terutama generasi muda, tentang nilai-nilai toleransi, perdamaian, dan kerukunan dalam kehidupan sehari-hari. "Kami berharap para tokoh agama dan masyarakat dapat menyampaikan pesan-pesan ini kepada masyarakat di sekitar mereka, untuk menciptakan kehidupan yang harmonis dan saling menghargai," ujar salah satu pemateri.
Ibu Leni Diana juga menekankan bahwa peran orang tua dan keluarga sangat penting dalam pembentukan karakter generasi muda. Komunikasi yang baik dalam keluarga akan menjadi fondasi bagi anak-anak dalam memahami nilai-nilai sosial dan keagamaan. "Pemahaman yang baik sejak dini sangat penting untuk menghindari masalah di kemudian hari, khususnya di kalangan generasi penerus bangsa," tambahnya.
Kegiatan harmonisasi ini diharapkan dapat memberikan pencerahan kepada seluruh tokoh agama dan masyarakat, serta memperkuat rasa persatuan dan kesatuan di Desa Kasie Kasubun dan Kecamatan Padang Ulak Tanding. Dengan dukungan seluruh elemen masyarakat, diharapkan wilayah ini akan terus menjaga kerukunan umat beragama dan menciptakan suasana yang kondusif bagi pembangunan daerah.
Semoga kegiatan seperti ini dapat terus berlangsung, demi menjaga keutuhan dan keharmonisan di Kabupaten Rejang Lebong, khususnya di Kecamatan Padang Ulak Tanding.
(Haikal/Prada Utama, S.I.Kom)Hastag : #kemenagrejanglebong
From : KUA P. Ulak Tanding



