Kemenag RL Optimis, BRUS Mampu Tekan Angka Pernikahan Dini
REJANG LEBONG (HUMAS) ---- Tak
henti-hentinya, Kantor Kementerian Agama Rejang Lebong menggelar sosialisasi
Pra-Nikah Bimbingan Remaja Usia Sekolah (BRUS) .Melalui Kantor Urusan Agama Curup
Utara,sosialisasi kali ini di laksanakan di SMK IT Khoiru Ummah. Acara ini
dibuka secara resmi oleh H. Lukman, S.Ag., M.H., Kepala Kemenag Rejang
Lebong.(28/11/23).
Supianto, S.Ag.,M.H.I selaku
Kepala KUA Curup Utara dalam sambutannya menyampaikan terima kasih kepada
Kepala Kantor Kemenag Rejang Lebong atas kehadirannya. Ia berharap agar Kepala
Kemenag dapat memberikan arahan khususnya terkait undang-undang pernikahan
kepada siswa-siswi SMK IT Khoiru Ummah. "Terima kasih kepada Kepala Kantor
Kemenag Rejang Lebong yang telah hadir, semoga bapak bisa memberi arahan
khususnya tentang undang-undang pernikahan terutama kepada siswa-siswi SMK IT
Khoiru Ummah ini," ujar Pak Supianto.
H.Lukman dalam sambutannya juga menyampaikan
apresiasinya kepada KUA Curup Utara atas koordinasi yang baik, sehingga acara
sosialisasi BRUS dapat dilaksanakan di SMK IT Khoiru Ummah. Beliau menjelaskan
bahwa tujuan dari sosialisasi ini adalah agar remaja dapat memahami aturan dan
undang-undang pernikahan, mengingat angka perceraian yang masih tinggi di
Indonesia, salah satunya disebabkan oleh pernikahan dini.
"Sosialisasi BRUS ini
bertujuan agar anak-anak remaja memahami aturan atau undang-undang pernikahan,
karena di Indonesia sekarang angka perceraian masih sangat besar, salah satu
penyebabnya yaitu pernikahan dini," ungkap H.Lukman.
Narasumber dalam sosialisasi kali
ini adalah Drs. H. Akhmad Hafizuddin, M.H.I, Drs. Suhardihirol, M.Pd, dan Ripi
Nasbih, S.H.I. Mereka memberikan pemahaman yang mendalam terkait undang-undang
pernikahan kepada para peserta.
Kepala SMK IT Khoiru Ummah, Welman
Hadi, S.Pd berharap agar para murid dapat mengambil ilmu dan pengetahuan baru
terkait undang-undang pernikahan untuk mencegah pernikahan dini di kalangan
remaja.
Dengan adanya sosialisasi BRUS
ini, diharapkan para siswa SMK IT Khoiru Ummah dapat lebih memahami pernikahan
secara bertanggung jawab, sehingga dapat mengurangi angka perceraian di masa
depan.
(PRADA/Elsa Togatorop)
Hastag :
From : Kemenag



