Penyuluh Agama Islam KUA Binduriang Gelar Bimbingan Penyuluhan di MTs Nurul Fatah
Rejang Lebong (HUMAS) ----- Kamis, 12 Desember 2024, Penyuluh Agama Islam KUA Kecamatan Binduriang, Diana Erlina, S.Sos, dan Zulkarnain, S.Ag, mengadakan bimbingan penyuluhan di MTs Nurul Fatah yang berlokasi di Desa Simpang Beliti. Kegiatan ini telah lama direncanakan oleh KUA Binduriang bekerja sama dengan Kepala Sekolah MTs Nurul Fatah, Ibu Yesi Rusadi, M.Pd.
Pada kesempatan ini, tema yang diangkat adalah tentang ibadah sholat, yang disampaikan oleh Zulkarnain, S.Ag. Meskipun kegiatan ini berlangsung setelah pelaksanaan olahraga, para siswa-siswi terlihat sangat antusias mendengarkan materi yang disampaikan.
Zulkarnain menjelaskan bahwa sholat merupakan ibadah yang agung dalam ajaran Islam. Sholat adalah rukun kedua dalam Islam yang disebutkan dalam Al-Qur'an setelah beriman kepada yang ghaib, dan di akhirat nanti, sholat akan menjadi amal pertama yang ditanyakan oleh Allah SWT kepada hamba-Nya.
"Sholat adalah bentuk pengabdian jiwa kepada Allah SWT. Ia dapat menumbuhkan rasa takut kepada Allah dan membangkitkan kesadaran dalam diri kita tentang kebesaran dan kekuasaan-Nya. Sholat juga menggambarkan kesungguhan hati dalam beribadah, penuh dengan kekhusyukan dan ikhlas, disertai dzikir, doa, dan pujian kepada-Nya," ungkap Zulkarnain.
Selain itu, Zulkarnain menambahkan bahwa sholat adalah pilar kedua dalam lima rukun Islam dan merupakan ibadah pertama yang diwajibkan oleh Allah SWT. Sholat mulai diwajibkan kepada umat Islam saat Rasulullah SAW berada di Makkah, melalui peristiwa Isra' Mi'raj, satu tahun sebelum hijrah ke Madinah.
Di akhir sesi, Zulkarnain mengingatkan seluruh siswa-siswi untuk senantiasa menjaga sholat lima waktu sebagai kewajiban utama bagi setiap Muslim.
Sementara itu, Diana Erlina memberikan materi mengenai rukun Islam, dimulai dengan penjelasan tentang dua kalimat syahadat beserta artinya. Diana menyampaikan pesan penting kepada para siswa, "Jika kita sudah meyakini bahwa Allah adalah Tuhan kita, maka kita harus menjalankan perintah-Nya dan menjauhi segala larangan-Nya."
Kegiatan penyuluhan ini ditutup dengan pesan dari Kepala KUA Binduriang, H. Suryono, S.Ag, M.Pd, yang mengingatkan para Penyuluh Agama untuk terus bergerak aktif memberikan penyuluhan sesuai tugas pokok dan fungsi (tupoksi) mereka. Hal ini diharapkan dapat mendekatkan masyarakat Binduriang kepada agama serta menghilangkan pandangan negatif terhadap daerah tersebut.
(Diana Erlina, S. Sos/Prada Utama, S.I.Kom)Hastag : #KUABINDURIANG#PENYULUHAGAMASIAPBERGERAK
From : KUA Binduriang


