Percepatan Pembangunan Masjid Al-Ikhlas di Komplek MAN Rejang Lebong Terus Digenjot
Rejang Lebong (HUMAS)----Upaya percepatan pembangunan Masjid Al-Ikhlas di kompleks Madrasah Aliyah Negeri (MAN) Rejang Lebong terus mendapatkan perhatian serius dari berbagai pihak. Dukungan dari orang tua siswa, masyarakat, dan para donatur menjadi pilar utama dalam mewujudkan masjid yang representatif untuk kegiatan ibadah dan pembelajaran. (07/01)
Kepala MAN Rejang Lebong, Yusrijal, mengungkapkan rasa terima kasih yang mendalam kepada wali siswa dan para dermawan yang telah berkontribusi melalui infaq dan shadaqah. “Kami sangat bersyukur atas bantuan yang telah diberikan. Dukungan ini tidak hanya bermakna material, tetapi juga menjadi motivasi bagi kami untuk mempercepat pembangunan masjid,” ujar Yusrijal.
Masjid Al-Ikhlas dirancang untuk memenuhi kebutuhan ibadah dan aktivitas keagamaan siswa/i MAN RL. Wakil Kepala Bidang Sarana sekaligus Ketua Panitia Pembangunan, Hairul Rozi, menjelaskan bahwa masjid ini diharapkan menjadi pusat pembinaan spiritual dan pendidikan karakter siswa. "Keberadaan masjid ini sangat strategis, tidak hanya untuk shalat berjamaah, tetapi juga untuk kegiatan pemebelajaran," katanya.
Proses pembangunan hingga kini telah mencapai beberapa tahapan penting, namun masih membutuhkan uluran tangan dari berbagai pihak. Hernedi, Wakil Kepala Bidang Humas MAN RL, menambahkan, “Kita masih membutuhkan tambahan dana untuk menyelesaikan beberapa bagian seperti, material, bahan, upah, pemasangan kubah, instalasi listrik, dan pengerjaan interior masjid.”
Partisipasi aktif dari wali siswa menjadi salah satu harapan besar panitia pembangunan. Bantuan berupa uang ataupun barang dapat disalurkan melalui rekening Bank Syariah Indonesia (BSI) nomor 7225016423 atas nama Masjid Al-Ikhlas MAN Rejang Lebong. Hernedi menegaskan, “Setiap sumbangan, sekecil apapun, sangat berarti bagi percepatan pembangunan ini.”
Selain itu, para siswa juga dilibatkan dalam berbagai kegiatan yang mendukung pembangunan masjid. Salah satunya adalah melalui penggalangan dana kreatif yang melibatkan masyarakat sekitar. “Kami ingin menanamkan nilai gotong-royong kepada siswa, sehingga mereka merasa memiliki dan bangga dengan masjid ini,” tutur Hairul Rozi.
Dukungan pemerintah daerah juga diharapkan dapat mempercepat proses pembangunan. Panitia pembangunan telah berkoordinasi dengan beberapa pihak terkait untuk mendapatkan bantuan, baik dari instansi pemerintah maupun swasta. “Kami terus berupaya agar pembangunan ini dapat selesai sesuai target,” ujar Yusrijal.
Masjid Al-Ikhlas diharapkan menjadi ikon religius di lingkungan MAN RL sekaligus simbol kebersamaan antara pihak sekolah, siswa, dan masyarakat. “Mari bersama-sama kita wujudkan masjid ini sebagai tempat ibadah yang nyaman dan representatif,” ajak Hernedi kepada seluruh pihak yang peduli.
Dengan semangat kebersamaan dan dukungan dari berbagai pihak, pembangunan Masjid Al-Ikhlas diyakini dapat segera diselesaikan. Semoga masjid ini menjadi berkah bagi semua yang terlibat dalam proses pembangunannya.
(Wajdi/Prada Utama, S.I.Kom)Hastag : manrl
From : MAN Rejang Lebong



