DAERAH
UMUM
07 Maret 2025
742
(Apriliandi/Prada Utama, S.I.Kom)
Hastag : #madrasahmandiriberprestasi
From : MTsN 2
Unik, Tidak Buat PR Matematika, Siswa MTsN 2 Rejang Lebong Diberi Hukuman Berbagi Takjil
Rejang Lebong (Humas) – Sebuah kejadian unik terjadi di MTsN 2 Rejang Lebong. Sejumlah siswa yang tidak mengerjakan pekerjaan rumah (PR) mata pelajaran Matematika mendapat hukuman yang tidak biasa dari guru mereka, Azizah, S.Pd. Alih-alih dihukum secara konvensional, para siswa justru diminta untuk berbagi takjil kepada sesama sebagai bentuk pembelajaran karakter, (6/3).
Menurut Azizah, S.Pd., Matematika bukan hanya soal angka, rumus, dan perhitungan seperti 0,4 × 0,6. Lebih dari itu, matematika juga mengandung nilai-nilai kehidupan, termasuk prinsip kebenaran dan kejujuran. Ia menjelaskan konsep perkalian dalam matematika tidak hanya berlaku dalam hitungan, tetapi juga memiliki filosofi yang dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.
"Positif dikali positif hasilnya positif, ini bermakna mengatakan benar kepada hal yang benar adalah benar. Sebaliknya, negatif dikali negatif juga positif, yang artinya mengatakan salah kepada hal yang salah juga benar. Namun, jika positif dikali negatif hasilnya negatif, ini bermakna mengatakan benar kepada hal yang salah adalah salah atau fitnah. Begitu juga negatif dikali positif yang hasilnya tetap negatif, yang artinya mengatakan salah kepada yang benar juga merupakan fitnah," jelasnya.
Konsep ini diajarkan kepada siswa agar mereka tidak hanya memahami hitungan, tetapi juga memiliki pemahaman moral yang kuat dalam kehidupan sosial. Oleh karena itu, hukuman berbagi takjil ini bukan sekadar sanksi, melainkan bentuk pembelajaran agar siswa memahami pentingnya berbagi, peduli terhadap sesama, serta menjunjung tinggi kebenaran dan kejujuran.
Salah satu siswa yang menjalani hukuman ini Richa Bella, mengaku terkejut, tetapi kemudian menyadari bahwa berbagi takjil adalah pengalaman yang berharga. "Awalnya kami mengira akan dihukum dengan menulis ulang soal atau mengerjakan tugas tambahan. Tapi setelah berbagi takjil, kami merasa senang karena bisa membantu orang lain. Ini jadi pelajaran berharga buat kami," ujarnya.
Kebijakan ini pun mendapat respons positif dari pihak sekolah dan orang tua siswa. Kepala MTsN 2 Rejang Lebong mengapresiasi metode pembelajaran yang diterapkan oleh Azizah, S.Pd., karena mampu menggabungkan nilai akademik dengan pendidikan karakter.
Metode ini diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi guru-guru lain dalam mendidik siswa, tidak hanya dengan pendekatan akademik tetapi juga dengan mengedepankan nilai-nilai moral yang dapat membentuk kepribadian mereka di masa depan.
Hastag : #madrasahmandiriberprestasi
From : MTsN 2


