DAERAH
UMUM
12 Maret 2025
1381
Hastag : #madrasahmandiriberprestasi
From : MTsN 2
Kegiatan Pagi Ramadhan di MTsN 2 Rejang Lebong: Inspirasi dari Perjuangan Salahuddin Al-Ayyubi
Rejang Lebong, (Humas) – Dalam rangka menyemarakkan bulan suci Ramadhan, MTsN 2 Rejang Lebong menggelar kegiatan pagi Ramadhan yang penuh hikmah dan inspirasi. Acara yang berlangsung di Musholla Madrasah pada Rabu, (12/3) ini diisi dengan berbagai ibadah serta tausiah yang mengangkat kisah perjuangan Salahuddin Al-Ayyubi, sosok pemimpin Muslim yang gigih dalam mempertahankan Islam di era Perang Salib.
Kegiatan pagi dimulai dengan shalat Dhuha berjamaah, yang menjadi simbol kepasrahan dan keteguhan hati dalam menjalankan ibadah kepada Allah. Setelah itu, suasana semakin khidmat dengan pembacaan Surah Yasin yang dipimpin oleh M. Fadhil Mutharom, diikuti dengan tahlil oleh Andre Fernando. Lantunan doa yang dipimpin oleh Alik Syailendra semakin menambah ketenangan dan kekhusyukan para peserta dalam beribadah.
Puncak kegiatan pagi Ramadhan ini adalah tausiah yang disampaikan oleh Bapak Apriliandi, M.Pd, yang mengangkat kisah heroik Salahuddin Al-Ayyubi dalam penaklukan Yerusalem dan Perang Salib.
Salahuddin dikenal sebagai pemimpin Muslim yang tangguh dan penuh strategi. Dalam Perang Salib I dan II, pasukannya berhasil merebut kembali Yerusalem dari tangan pasukan Kristen Eropa. Namun, dalam Perang Salib III, pasukannya mengalami kekalahan dari Richard The Lionheart. Meski kalah, Salahuddin tetap dikenal karena sikapnya yang penuh kasih sayang dan keadilan terhadap lawan.
Salah satu kisah inspiratif yang disampaikan dalam tausiah ini adalah saat Salahuddin kalah perang, terdapat tiga tawanan perang yang digoda untuk meninggalkan Islam dan masuk ke dalam keyakinan lain. Namun, dengan keteguhan iman dan keistiqomahan, dua tawanan tersebut tetap memegang teguh Islam meskipun nyawa taruhannya. Sementara satu tawanan lagi tergoda untuk murtad dengan iming-iming harta benda.
Tausiah ini mengaitkan perjuangan Salahuddin dengan kehidupan sehari-hari, terutama dalam menghadapi tantangan menjaga keistiqomahan dalam beribadah. Ramadhan adalah bulan yang penuh dengan keberkahan dan kesempatan memperbaiki diri, tetapi tantangannya adalah bagaimana tetap istiqomah dalam ibadah setelah Ramadhan berlalu.
Seperti para pejuang Islam yang tetap teguh dalam medan perang, umat Muslim juga harus tetap teguh dalam menjalankan ibadah, baik dalam kondisi mudah maupun sulit. Jika di bulan Ramadhan kita rajin membaca Al-Qur'an, shalat berjamaah, dan memperbanyak doa, maka kebiasaan baik ini harus tetap dilanjutkan di bulan-bulan berikutnya.
Kegiatan pagi Ramadhan di MTsN 2 Rejang Lebong ini tidak hanya menjadi ajang ibadah, tetapi juga menjadi momen refleksi agar peserta didik lebih memahami pentingnya keimanan dan keistiqomahan. Semoga semangat dan keteladanan dari Salahuddin Al-Ayyubi dapat terus menginspirasi generasi muda untuk menjadi pribadi yang lebih baik dalam menjalankan agama dan kehidupan sehari-hari.
(April/Prada Utama, S.I.Kom)
Hastag : #madrasahmandiriberprestasi
From : MTsN 2


