Langkah Pasti Menuju Tanah Suci: Jamaah Curup Antusias Ikuti Praktek Manasik Haji
Rejang Lebong (HUMAS)---- Suasana penuh semangat menyelimuti kegiatan Bimbingan Manasik Haji (Bimsis) yang dilaksanakan oleh Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Curup. Salah satu sesi yang paling ditunggu-tunggu oleh para calon jamaah haji adalah praktek langsung rangkaian ibadah haji, yang kali ini dipandu oleh narasumber berpengalaman, Bapak A.I Suardi, S.Pd. di Lapangan Masjid Az-Zahra Dwi Tunggal Kecamatan Curup Kab. Rejang Lebong.(14/04)
Dengan gaya penyampaian yang luwes dan komunikatif, Bapak Suardi berhasil membimbing para calon jamaah dalam memahami dan mempraktikkan berbagai rukun serta wajib haji secara mendalam. Mulai dari praktek tawaf mengelilingi replika Ka'bah, sai antara bukit Shafa dan Marwah, hingga tata cara melontar jumrah di Mina, semua dijelaskan satu per satu dengan contoh yang mudah dipahami.
Tak hanya sekadar menyampaikan teori, narasumber juga mengajak para jamaah untuk terlibat aktif dalam simulasi ibadah, sehingga para peserta dapat merasakan langsung bagaimana teknis pelaksanaan ibadah saat berada di Tanah Suci nantinya. Praktek tawaf dilakukan dengan mengelilingi miniatur Ka'bah sebanyak tujuh kali putaran, sembari melafalkan doa-doa yang sesuai. Kegiatan ini disambut antusias, terlihat dari keseriusan dan ketekunan para peserta dalam mengikuti setiap tahapan.
Selanjutnya, peserta juga dilatih melakukan praktek sai dengan berjalan di antara dua titik yang menggambarkan bukit Shafa dan Marwah. Suasana menjadi semakin khidmat ketika mereka diajak meresapi makna perjuangan Hajar mencari air untuk putranya, Ismail, yang menjadi latar belakang sejarah ibadah ini.
Puncak kegiatan praktek hari itu adalah pelatihan melontar jumrah, yang disimulasikan dengan media sederhana namun representatif. Para calon jamaah diberikan pengarahan teknis tentang urutan dan jumlah lontaran, serta etika dan keselamatan saat melontar. Dalam penjelasannya, Bapak Suardi menekankan pentingnya kesabaran, ketertiban, dan niat yang lurus dalam menjalani prosesi tersebut, mengingat kondisi di lokasi aslinya bisa sangat padat dan menantang.
“Bimbingan manasik ini bukan hanya sekadar belajar teknis, tapi juga membentuk mental dan kesiapan spiritual jamaah. Saya merasa bangga melihat semangat bapak-ibu semua dalam mengikuti setiap sesi,” ujar beliau, disambut tepuk tangan peserta.
Rangkaian kegiatan manasik ini merupakan bagian penting dari persiapan calon jamaah haji, agar nantinya mereka bisa melaksanakan ibadah dengan lancar, sah, dan bermakna. Mulai dari ihram di miqat, wukuf di Arafah, mabit di Muzdalifah, hingga thawaf ifadah dan tahallul, semuanya dijelaskan dalam alur yang runut dan dipraktekkan dengan penuh semangat oleh peserta.
Dengan pembekalan seperti ini, diharapkan para calon jamaah haji dari Kecamatan Curup dapat melaksanakan ibadah haji dengan tenang, memahami setiap makna dari ritual yang dijalani, dan kembali ke tanah air sebagai haji yang mabrur.
(Lidya/Prada Utama, S.I.Kom)Hastag : #KUAkeren#KUAhebat
From : KUA Curup



