DAERAH
UMUM
17 April 2025
146
Hastag : #madrasahmandiriberprestasi
From : MTsN 2
MTsN 2 Rejang Lebong Gelar Kerja Bakti Massal: Siapkan 21 Lubang untuk Penanaman Pohon Matoa Bersama Kemenag RL
Rejang Lebong, (Humas) – Dalam rangka menjaga kebersihan lingkungan dan mendukung program penghijauan, MTsN 2 Rejang Lebong menggelar kegiatan kerja bakti massal yang melibatkan seluruh unsur madrasah, mulai dari kepala madrasah, kepala tata usaha, dewan guru, staf, hingga siswa-siswi, (17/4).Kegiatan ini juga menjadi bentuk persiapan jelang penanaman pohon matoa yang akan dipusatkan di lingkungan MTsN 2 Rejang Lebong oleh jajaran Kementerian Agama Kabupaten Rejang Lebong.
Kepala MTsN 2 Rejang Lebong, Bapak Wawan Herianto, menyampaikan bahwa kerja bakti ini merupakan bentuk nyata kepedulian terhadap kebersihan dan kelestarian lingkungan. “Kami ingin memberikan contoh dan semangat kepada peserta didik bahwa menjaga lingkungan adalah tanggung jawab bersama,” ujarnya.
Kegiatan kerja bakti dilakukan secara menyeluruh dan dibagi ke dalam beberapa tim agar pelaksanaannya berjalan efektif. Empat orang guru ditugaskan secara khusus untuk membersihkan area lingkungan dengan menggunakan mesin pemotong rumput. Sementara itu, siswa-siswi dibagi dalam kelompok yang membersihkan lingkungan kelas, memangkas pohon yang rimbun, membersihkan area depan kantor dan ruang guru, serta membantu menggali lubang untuk penanaman pohon.
Sebanyak 21 lubang telah disiapkan oleh tim kerja bakti sebagai tempat penanaman pohon matoa, apabila nantinya kurang maka akan ditambahkan lagi lubang-lubangnya. Lubang-lubang tersebut akan digunakan pada saat kedatangan jajaran Kemenag RL yang direncanakan akan melakukan penanaman secara simbolis bersama pihak madrasah pada tanggal 22 April 2025 mendatang.
Kepala TU, dewan guru, dan staf turut serta dalam kegiatan ini dengan penuh semangat, menunjukkan kebersamaan dan kekompakan seluruh elemen madrasah dalam menyukseskan kegiatan peduli lingkungan tersebut.
Kerja bakti ini tidak hanya menjadi momentum untuk membersihkan lingkungan, tetapi juga sebagai ajang mempererat kebersamaan antara guru dan siswa, serta membentuk karakter peduli lingkungan dalam diri generasi muda.
Kegiatan ditutup dengan evaluasi ringan dan arahan dari kepala madrasah terkait pentingnya menjaga hasil kebersihan dan menyambut kegiatan penanaman pohon matoa sebagai bagian dari pelestarian alam.
(April/Prada Utama, S.I.Kom)
Hastag : #madrasahmandiriberprestasi
From : MTsN 2



