Prosesi Nikah di KUA Sindang Kelingi Berjalan Cepat, Hikmat, dan Sakral
Rejang Lebong (HUMAS)---- Suasana haru dan penuh kekhusyukan menyelimuti prosesi akad nikah yang dilaksanakan di Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Sindang Kelingi pada Senin pagi. Sepasang calon pengantin yang berasal dari Desa Tanjung Aur resmi mengikat janji suci pernikahan dalam sebuah acara sederhana, cepat, namun tetap menjunjung tinggi nilai-nilai syariat dan kesakralan.(28/04).
Pasangan calon pengantin tersebut, yang berstatus lajang dan perawan, melangsungkan pernikahan di bawah bimbingan langsung Kepala KUA Sindang Kelingi, Bastul Biri, S.Sos.I. Bertindak sebagai saksi dalam acara ini adalah Imam Desa Tanjung Aur, Asdy, serta penyuluh agama non-PNS, Septian Eko Saputra, yang turut mendampingi jalannya prosesi akad.
Dalam sambutannya, Bastul Biri, S.Sos.I, menyampaikan pentingnya membangun rumah tangga berdasarkan nilai agama dan moral. Ia menekankan bahwa pernikahan bukan hanya sekadar ikatan lahir, tetapi juga merupakan komitmen suci di hadapan Allah SWT. Prosesi ijab kabul berlangsung dengan lancar dan sekali lafaz, yang diiringi dengan lantunan doa oleh para tamu undangan yang hadir.
"Alhamdulillah, prosesi akad nikah berjalan sangat lancar dan penuh berkah. Ini semua tidak terlepas dari kesiapan calon pengantin serta keluarga yang memahami betul pentingnya kesakralan akad nikah," ujar Bastul Biri usai acara.
Kehadiran keluarga kedua mempelai, para kerabat dekat, dan sejumlah tokoh masyarakat dari Desa Tanjung Aur turut menambah suasana menjadi lebih hangat dan penuh kekeluargaan. Para hadirin terlihat khusyuk menyimak setiap rangkaian acara, dari pembacaan khutbah nikah hingga doa penutup.
Septian Eko Saputra, selaku penyuluh agama, juga memberikan wejangan singkat tentang pentingnya menjaga komunikasi dan kesabaran dalam mengarungi bahtera rumah tangga. "Pernikahan adalah ladang pahala, maka jagalah dengan iman, kasih sayang, dan saling pengertian," pesannya.
Salah satu jamaah majelis nikah yang hadir, Haji Ahmad, menyampaikan kesannya terhadap jalannya prosesi tersebut. "Saya sangat terharu menyaksikan akad ini. Meski sederhana, suasananya begitu sakral dan penuh keikhlasan. Semoga pasangan ini menjadi keluarga yang sakinah, mawaddah, dan warahmah, serta menjadi contoh bagi generasi muda lainnya di desa kami," tuturnya.
Prosesi ditutup dengan pembacaan doa bersama dan pemberian ucapan selamat dari para tamu undangan. Dengan penuh rasa syukur, kedua mempelai mengawali perjalanan baru mereka, berharap pernikahan ini menjadi langkah awal menuju kehidupan yang penuh berkah dan kebahagiaan.
(Slamet cahyadi sani/Prada Utama, S.I.Kom)
Hastag : Kua sindang kelingi
From : KUA S. Kelingi

(1)_11zon.jpg)

