Implementasi Ekoteologi, Penyuluh Agama Binduriang Hijaukan Lingkungan Lewat Aksi Tanam Pohon
Rejang Lebong (HUMAS) --- Sebagai bagian dari upaya menjaga kelestarian alam, Penyuluh Agama di Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Binduriang yang Lulus menjadi ASN P3K Kementerian Agama Formasi Tahun 2024 (Atik Prasetiawati, Ali Imran, S. Pd, Erdison, S. Kom. I, Romadon, S. Pd, dan Sopian, turut berpartisipasi dalam kegiatan penanaman pohon yang diadakan pada Senin pagi, 19 Mei 2025.
Kegiatan ini merupakan implementasi dari gagasan Ekoteologi, sebuah pendekatan yang menggabungkan prinsip-prinsip agama dengan kesadaran lingkungan, yang digagas oleh Menteri Agama, Prof. Dr. K. H Nasaruddin Umar, M. A.
Penanaman pohon ini melibatkan Seluruh P3K yang dinyatakan lulus salah satunya Penyuluh Agama KUA Binduriang . Kegiatan berlangsung di sekitar kantor KUA Binduriang, dengan menanam berbagai jenis pohon yang diharapkan dapat memberikan manfaat ekologis, seperti pohon buah-buahan dan pohon peneduh. Selain itu, penanaman pohon ini juga bertujuan untuk memperkuat kesadaran spiritual dan sosial masyarakat akan pentingnya menjaga bumi yang merupakan amanah Tuhan.
Ripi Nasbi, S. H. I, Kepala KUA Binduriang, dalam sambutannya menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari tanggung jawab moral dan agama. “Dalam Islam, menjaga alam dan lingkungan adalah bagian dari iman. Kita tidak hanya diwajibkan untuk menjaga hubungan baik dengan sesama manusia, tetapi juga dengan alam semesta yang menjadi bagian dari ciptaan Tuhan,” ujar Ripi
Penanaman pohon ini menjadi nyata sebagai bentuk implementasi Ekoteologi, yang menurut Ripi, mengajak umat beragama untuk lebih peka terhadap isu lingkungan. “Penyuluh agama tidak hanya bertugas menyampaikan dakwah kepada umat, tetapi juga harus menjadi teladan dalam melestarikan alam sebagai wujud ibadah kita kepada Tuhan,” tambahnya.
Ali Imran, salah satu penyuluh agama di KUA Binduriang, mengungkapkan bahwa kegiatan ini juga memberikan pesan moral penting kepada masyarakat. “Pohon-pohon yang kita tanam hari ini akan menjadi saksi sejarah bagi generasi mendatang. Selain memberikan manfaat ekologis, seperti penghasil oksigen dan penyejuk bumi, penanaman pohon ini juga memberikan pelajaran bagi umat tentang pentingnya melestarikan bumi serta rasa ucapan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Bapak Presiden, Menteri Agama dan Seluruh Jajaran yang telah ikut mmensukseskan seleksi P3K Tahun 2024 Sehingga kami bisa bergabung menjadi keluarga besar di Kementerian Agama ,” Ungkap Ali.
Kegiatan penanaman pohon ini juga dihadiri oleh seluruh pegawai KUA Kec. Binduriang, yang turut bersemangat dalam menanam pohon di kawasan yang telah disiapkan. Salah seorang Pegawai, Elidayani, mengungkapkan rasa syukurnya atas kegiatan tersebut. “Saya sangat mendukung inisiatif ini. Selain mendapatkan pengetahuan baru tentang pentingnya menjaga alam, saya juga merasa bangga bisa turut serta dalam melestarikan lingkungan untuk anak cucu kita nanti,” katanya.
Kegiatan penanaman pohon ini, selain memberikan manfaat langsung bagi lingkungan, juga menjadi bentuk konkret dari implementasi program Ekoteologi, yang mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk bergandengan tangan dalam menjaga kelestarian bumi.
(Diana Erlina/Prada Utama, S.I.Kom)Hastag : #kuabinduriangsiapmelayanimasyarakatdengansepenuhhati#pppkkemenag#pppkkuakecbinduriang
From : KUA Binduriang

.jpg)
.jpg)
