NASIONAL
PENDIDIKAN
26 Mei 2025
1104
Hastag : #MIN1RL #Humas
From : MIN 1
Analisis Teknologi dalam Asesmen Pembelajaran, Mahasiswi IAIN Curup Lakukan Riset di MIN 1 Rejang Lebong
Rejang Lebong (Humas) – Mahasiswi Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Curup, Amaliyah Putri, tengah melakukan penelitian skripsi yang berfokus pada penggunaan teknologi dalam pelaksanaan asesmen pembelajaran di madrasah. Salah satu lokasi risetnya adalah Madrasah Ibtidaiyah Negeri (MIN) 1 Rejang Lebong, yang telah dikenal sebagai madrasah pelopor asesmen berbasis android di wilayah Kabupaten Rejang Lebong.
Penelitian ini dilaksanakan dengan pendekatan wawancara langsung terhadap sejumlah guru dan tim teknologi informasi (IT) madrasah. Pada Senin (24/05/2025), Amaliyah melakukan wawancara dengan Randi Sefto Fanedi, S.Pd, guru sekaligus anggota Tim IT di MIN 1 Rejang Lebong. Ia menggali informasi mendalam terkait integrasi teknologi dalam proses evaluasi pembelajaran siswa, termasuk kendala dan solusi yang telah diterapkan oleh pihak madrasah.
“Sejak tahun 2021, MIN 1 Rejang Lebong sudah menerapkan asesmen berbasis android. Saat itu, kita menjadi pionir untuk seluruh madrasah ibtidaiyah di Kabupaten Rejang Lebong dalam memanfaatkan teknologi ini,” ungkap Randi Sefto Fanedi dalam sesi wawancara. Menurutnya, penerapan teknologi telah memudahkan guru dalam mendistribusikan soal, mengolah hasil, hingga melakukan analisis capaian belajar siswa secara lebih efisien.
Amaliyah Putri menyampaikan alasannya memilih MIN 1 Rejang Lebong sebagai salah satu sampel dalam penelitiannya. “Saya melihat madrasah ini memiliki praktik baik dalam pemanfaatan teknologi. Ini menarik untuk diteliti karena bisa menjadi referensi dan model bagi madrasah lain dalam mendukung Kurikulum Merdeka,” ujar mahasiswi Program Studi Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah (PGMI) tersebut. Selain MIN 1 Rejang Lebong, ia juga melakukan penelitian di beberapa madrasah lainnya seperti MIN 2, MIN 3, dan MIN 4 Rejang Lebong.
Kepala MIN 1 Rejang Lebong, Mufidatul Chairi, S.Ag., M.Pd.I, menyambut baik kegiatan penelitian yang dilakukan oleh mahasiswa. Ia menegaskan bahwa madrasah yang dipimpinnya selalu terbuka bagi pihak eksternal yang ingin melakukan riset pendidikan. “Kami selalu mendukung kegiatan akademik seperti ini. Semoga hasil dari penelitian ini dapat memperkaya strategi pembelajaran kami, khususnya dalam menerapkan Kurikulum Merdeka yang lebih adaptif dan inovatif,” ujarnya.
Dengan adanya kegiatan penelitian ini, diharapkan akan lahir rekomendasi-rekomendasi strategis dalam pemanfaatan teknologi untuk asesmen pembelajaran. Keterlibatan madrasah dalam dunia akademik bukan hanya meningkatkan citra kelembagaan, tetapi juga membuka ruang kolaborasi dalam pengembangan pendidikan berbasis digital yang semakin relevan di era saat ini.
(Habsa Aryati, S.Pd/Prada Utama, S.I.Kom)
Hastag : #MIN1RL #Humas
From : MIN 1



