Guru MIN 1 Rejang Lebong Semakin Termotivasi Usai Terima Paket Seminar KIT dari BDK Palembang
Rejang Lebong
(Humas) ---- Semangat dan antusiasme para guru MIN 1 Rejang Lebong dalam
mengikuti Pelatihan Di Wilayah Kerja (PDWK) semakin meningkat usai menerima
Paket Seminar KIT dari Balai Diklat Keagamaan (BDK) Palembang. Penyerahan paket
tersebut berlangsung pada Selasa (08/07/2025) bertempat di MAN Rejang Lebong,
sebagai bagian dari fasilitasi pelatihan klasikal yang mengusung tema
Pembelajaran Berdiferensiasi.
Pelatihan yang digelar secara blended learning
ini diikuti oleh 35 peserta yang terdiri dari guru dan kepala madrasah jenjang
MI, MTs, dan MA se-Kabupaten Rejang Lebong. Dari MIN 1 Rejang Lebong, hadir dua
perwakilan guru, yakni Randi Sefto Fanedi, S.Pd. dan Hilda Kurniati, S.Pd.SD.
Kehadiran para guru ini menunjukkan komitmen madrasah dalam meningkatkan
kompetensi tenaga pendidiknya, khususnya dalam mengadopsi pendekatan
pembelajaran berdiferensiasi yang sesuai dengan semangat Kurikulum Merdeka.
Paket Seminar KIT yang diberikan berisi
perlengkapan penunjang pembelajaran, seperti alat tulis, buku tulis, dan tas
belajar. Fasilitas ini disambut dengan penuh syukur oleh para peserta.
"Paket KIT ini sangat membantu kami dalam mengikuti setiap sesi pelatihan.
Kami merasa dihargai dan semakin semangat untuk mendalami materi pembelajaran
berdiferensiasi,” ujar Hilda Kurniati, S.Pd.SD. salah satu peserta dari MIN 1
Rejang Lebong.
Menurut Hilda, kehadiran dukungan berupa
sarana pembelajaran membuat peserta pelatihan merasa lebih siap dan fokus
selama proses belajar berlangsung. Ia menambahkan bahwa suasana pelatihan
menjadi lebih hidup, apalagi setelah sebelumnya pelatihan dilakukan secara
daring, kini kembali ke sistem klasikal yang mempererat interaksi antar peserta.
Materi pelatihan yang disampaikan dalam
program PDWK ini sangat relevan dengan tantangan pembelajaran di madrasah.
Fokus pada pembelajaran berdiferensiasi menjadi peluang bagi guru untuk
mengakomodasi keragaman karakteristik siswa. Pendekatan ini diyakini mampu
menghadirkan proses belajar yang lebih bermakna, adaptif, dan inklusif sesuai
potensi dan kebutuhan masing-masing peserta didik.
Dengan semangat baru dan dukungan dari BDK
Palembang, para guru MIN 1 Rejang Lebong optimis dapat mengimplementasikan ilmu
yang didapatkan dalam pelatihan ke dalam proses pembelajaran di kelas. “Kami
akan berupaya menerapkan strategi-strategi pembelajaran berdiferensiasi agar
siswa dapat tumbuh sesuai potensi masing-masing,” tutur Randi Sefto Fanedi,
S.Pd. Ia berharap pengalaman ini tidak hanya memperkaya kompetensi guru, tetapi
juga memberikan dampak positif terhadap peningkatan mutu pendidikan dan
karakter siswa di MIN 1 Rejang Lebong.
Pelatihan ini diharapkan menjadi titik awal
dari penguatan praktik pembelajaran yang lebih kreatif dan berpihak pada siswa
di madrasah. Dukungan yang diberikan melalui Seminar KIT menjadi simbol nyata
perhatian terhadap kualitas pendidikan madrasah di daerah, sekaligus motivasi
untuk terus berkembang dan berinovasi.
Hastag : #MIN1RL #Humas
From : MIN 1


.jpg)
.jpg)