NASIONAL
PENDIDIKAN
10 Juli 2025
479
Hastag : #MIN1RL #Humas
From : MIN 1
Guru MIN 1 Rejang Lebong Tuntaskan Ujian Akhir PDWK Pembelajaran Berdiferensiasi Angkatan 5
Rejang Lebong (Humas) — Guru MIN 1 Rejang Lebong resmi menuntaskan ujian akhir dalam rangkaian kegiatan Pelatihan Di Wilayah Kerja (PDWK) Pembelajaran Berdiferensiasi Angkatan 5 yang diselenggarakan oleh Balai Diklat Keagamaan (BDK) Palembang. Ujian tersebut dilaksanakan pada Kamis, 10 Juli 2025 dan menjadi penutup dari rangkaian pelatihan yang telah berlangsung sejak awal Juli 2025.
Pelatihan ini diselenggarakan dengan metode blended learning, yaitu gabungan antara sesi daring melalui Zoom Meeting dan klasikal secara tatap muka yang dipusatkan di MAN Rejang Lebong. Selama enam hari pelaksanaan, sebanyak 35 orang peserta yang terdiri dari guru dan kepala madrasah jenjang MI, MTs, dan MA dari Kabupaten Rejang Lebong mengikuti pelatihan ini dengan antusias.
MIN 1 Rejang Lebong turut berpartisipasi aktif dengan mengirimkan dua orang guru yakni Hilda Kurniati, S.Pd.SD dan Randi Sefto Fanedi, S.Pd. Kehadiran mereka mencerminkan komitmen madrasah dalam mendukung pengembangan profesionalisme guru, terutama dalam mengimplementasikan pembelajaran berdiferensiasi yang menjadi bagian penting dari Kurikulum Merdeka.
Salah satu peserta, Randi Sefto Fanedi, S.Pd, menyampaikan kesan dan refleksinya setelah menuntaskan ujian akhir. “Alhamdulillah, dengan bimbingan para widyaiswara yang profesional, kami semakin percaya diri menerapkan pendekatan yang lebih berpihak pada siswa. Ujian akhir ini bukan sekadar evaluasi, tetapi juga menjadi refleksi untuk mengukur kesiapan kami sebagai pendidik,” ujarnya.
Pelatihan ini mendapat sambutan positif dari seluruh peserta. Materi yang disampaikan secara interaktif oleh para widyaiswara dari BDK Palembang dinilai sangat relevan dengan kondisi pembelajaran saat ini. Pendekatan berdiferensiasi dianggap menjadi solusi dalam menjawab kebutuhan belajar siswa yang beragam, serta mendukung terciptanya pembelajaran yang lebih inklusif dan efektif.
Hilda Kurniati, S.Pd.SD, yang juga merupakan Koordinator Kurikulum di MIN 1 Rejang Lebong, mengapresiasi pelaksanaan pelatihan ini dan semangat para guru dalam menyelesaikannya. “Kami berharap ilmu yang didapat selama PDWK ini tidak hanya menjadi pengetahuan, tetapi benar-benar diterapkan untuk meningkatkan kualitas pembelajaran di madrasah. Ini adalah langkah nyata menuju madrasah yang lebih adaptif dan responsif terhadap kebutuhan siswa,” tuturnya.
Dengan selesainya pelatihan dan ujian akhir ini, guru-guru MIN 1 Rejang Lebong kini bersiap untuk mengintegrasikan praktik pembelajaran berdiferensiasi ke dalam proses pembelajaran harian. Mereka optimis bahwa pendekatan ini akan membantu siswa lebih termotivasi, aktif dalam belajar, dan mampu mencapai hasil belajar yang optimal sesuai potensi masing-masing. Hal ini juga menjadi bagian dari komitmen MIN 1 Rejang Lebong dalam mewujudkan pendidikan yang lebih berkualitas dan berkeadilan.
(Habsa Aryati, S.Pd/Prada Utama, S.I.Kom)
Hastag : #MIN1RL #Humas
From : MIN 1


.jpg)
.jpg)