Hari Kedua Pelatihan, Penyuluh KUA Curup Selatan Kian Mantap Kuasai Manajemen Zakat
Rejang Lebong (Humas) – Suasana belajar tampak semakin hidup di aula MAN Curup saat pelatihan Manajemen Zakat Angkatan V memasuki hari kedua. Di antara peserta yang penuh semangat, dua nama dari KUA Curup Selatan mencuri perhatian: Tegu Ati dan Tusmi Rahayu. Keduanya adalah Penyuluh Agama Islam yang aktif dan berdedikasi tinggi, kini semakin mantap memperdalam pemahaman seputar tata kelola zakat di wilayah kerja masing-masing.(10/07).
Pelatihan ini merupakan bagian dari program Pelatihan di Wilayah Kerja (DWK) yang digagas oleh Kementerian Agama untuk meningkatkan kapasitas penyuluh dalam pengelolaan zakat secara syar’i dan profesional. Materi pelatihan meliputi prinsip-prinsip manajemen zakat, penguatan kelembagaan, serta praktik pendampingan Unit Pengumpul Zakat (UPZ).
Tegu Ati, yang juga menjabat sebagai Sekretaris MUI Rejang Lebong dan Ketua IPARI Curup Selatan, menyampaikan bahwa pelatihan ini sangat relevan dengan tantangan dakwah ke depan. “Kami sebagai penyuluh di lapangan butuh pemahaman yang kuat, bukan hanya dalam aspek fiqih zakat, tapi juga dalam pengelolaan dan distribusinya agar tepat sasaran,” jelasnya.
Tusmi Rahayu, penyuluh PPPK di KUA Curup Selatan, juga menunjukkan semangat yang luar biasa selama mengikuti pelatihan. Ia mengaku bahwa hari kedua ini justru memperdalam semangatnya dalam berkontribusi untuk penguatan zakat berbasis komunitas. “Ilmunya sangat aplikatif. Kami ingin hasil pelatihan ini benar-benar bisa kami bawa pulang untuk memperkuat peran penyuluh di tengah masyarakat,” ujarnya.
Kepala KUA Curup Selatan, Samijan, S.Ag., M.H.I., turut memberikan apresiasi atas partisipasi aktif kedua penyuluhnya dalam pelatihan ini. “Kami bangga, karena ini bukti bahwa penyuluh kami terus belajar dan berkembang. Ilmu yang mereka dapatkan bukan hanya untuk pribadi, tapi juga untuk meningkatkan pelayanan dan pemberdayaan umat di wilayah Curup Selatan,” ungkapnya.
Pelatihan ini akan berlangsung selama beberapa hari ke depan, dengan menghadirkan pemateri dari BAZNAS, akademisi, hingga praktisi zakat nasional. Diharapkan, semangat dan kompetensi para penyuluh seperti Tegu Ati dan Tusmi Rahayu akan membawa angin segar dalam tata kelola zakat yang semakin transparan, profesional, dan berdampak luas bagi masyarakat.
(Ella Sari Rahmawati /Prada Utama, S.I.Kom)Hastag : #kuacurupselatan #pelatihanpdwk #zakat
From : KUA Curup Selatan


.jpg)
.jpg)