Safari Jumat di Kecamatan Binduriang, Penyuluh Agama Ajak Warga Mendidik Anak Sesuai dengan Ajaran Islam di Masjid Nurul Fatah Desa Kampung Jeruk
Rejang Lebong (Humas) ----
Penyuluh Agama dari Kantor Urusan Agama (KUA) Binduriang Romadon, S.Pd. dan
Zulkarnain, S.Ag. kembali menggelar kegiatan Safari Jumat yang kali ini
diselenggarakan di Masjid Nurul Fatah, Desa Kampung Jeruk, Kecamatan
Binduriang, pada Jumat (18/7/2025). Dalam kesempatan tersebut, Penyuluh Agama
Zulkarnain mengangkat tema pentingnya mendidik anak sesuai dengan ajaran Islam
untuk membentuk generasi yang berakhlak mulia dan bertakwa kepada Allah SWT.
Kegiatan
yang dihadiri oleh jamaah ini dimulai dengan khutbah Jumat yang dipenuhi
pesan-pesan mendalam terkait peran orang tua dalam mendidik anak. Zulkarnain
dalam khutbahnya mengingatkan seluruh umat Islam agar menyadari bahwa
pendidikan anak merupakan tanggung jawab bersama, baik dari keluarga, masyarakat,
maupun pemerintah.
Mendidik
Anak: Tanggung Jawab Orang Tua dan Umat Islam
Dalam
khutbahnya, menekankan bahwa Islam sangat menaruh perhatian besar terhadap
pendidikan anak. Kata beliau orang tua adalah guru pertama bagi anak-anak
mereka, dan tugas mereka bukan hanya memberikan kebutuhan fisik, tetapi juga
mencetak anak-anak yang berakhlak mulia dan memiliki pemahaman agama yang baik.
“Mendidik
anak dalam Islam bukan hanya soal memberi ilmu duniawi, tetapi lebih penting
lagi adalah membekali mereka dengan akhlak yang baik dan iman yang kokoh.
Seorang anak harus dibimbing untuk mengenal Allah SWT, mengetahui kewajiban
agama, dan menjaga hubungan baik dengan sesama,” ungkap Zulkarnain.
Beliau
juga mengutip beberapa ayat Al-Qur’an dan hadis yang menunjukkan pentingnya
pendidikan dalam Islam. Salah satunya adalah hadis Nabi Muhammad SAW yang
mengatakan, "Setiap anak dilahirkan dalam keadaan fitrah, maka orang
tuanyalah yang menjadikannya Yahudi, Nasrani, atau Majusi." Dari hadis
ini, Zulkarnain menekankan bahwa orang tua memegang peranan penting dalam
membentuk karakter dan keimanan anak.
Peran
Masjid dalam Pendidikan Anak
Masjid
Nurul Fatah juga diharapkan bisa menjadi tempat yang lebih dari sekadar tempat
ibadah, namun juga pusat pembelajaran bagi anak-anak. Zulkarnain mendorong
jamaah untuk mengajak anak-anak mereka ke masjid agar dapat belajar langsung
tentang agama, moral, dan sosial.
“Masjid
adalah tempat yang tepat untuk menanamkan nilai-nilai agama sejak dini. Di
sini, anak-anak tidak hanya diajarkan tentang shalat dan membaca Al-Qur’an,
tetapi juga tentang adab dan etika sosial. Jika kita menanamkan pendidikan
agama sejak kecil, insya Allah mereka akan tumbuh menjadi generasi yang lebih
baik,” tambah Zulkarnain.
Pentingnya
Keteladanan Orang Tua
Tidak
hanya mengingatkan soal kewajiban orang tua dalam mendidik anak, Zulkarnain
juga mengingatkan bahwa keteladanan adalah hal yang sangat penting dalam
pendidikan anak. Orang tua harus menjadi contoh yang baik dalam menjalani
kehidupan sehari-hari, baik dalam beribadah, berinteraksi dengan orang lain,
maupun dalam menjalankan amanah kehidupan.
“Anak-anak
lebih mudah meniru apa yang mereka lihat daripada apa yang mereka dengar. Oleh
karena itu, jadilah teladan yang baik dalam keluarga. Dengan begitu, anak-anak akan
lebih mudah memahami ajaran Islam dalam kehidupan mereka,” ujar
Zulkarnain.
Ajak
Masyarakat untuk Lebih Peduli Pendidikan Anak
Acara
Safari Jumat ini diharapkan bisa menjadi pengingat bagi seluruh warga Desa
Kampung Jeruk dan sekitarnya untuk lebih peduli terhadap pendidikan anak-anak
mereka, baik di rumah, sekolah, maupun di lingkungan masyarakat. Penyuluh Agama
KUA Binduriang berharap masyarakat dapat lebih giat mendalami ajaran Islam dan
menjadikan masjid sebagai tempat pendidikan yang efektif bagi generasi penerus.
Romadon
rekan kerja Penyuluh Agama KUA Binduriang, yang turut hadir dalam
kegiatan tersebut, juga menekankan pentingnya sinergi antara orang tua,
masyarakat, dan pemerintah dalam mendidik anak-anak dengan nilai-nilai
keislaman. Beliau berharap agar kegiatan Safari Jumat seperti ini bisa terus
dilakukan sebagai bagian dari upaya bersama untuk menciptakan generasi yang
tidak hanya cerdas secara akademis, tetapi juga baik akhlaknya.
“Kegiatan
seperti ini tidak hanya memberikan wawasan keagamaan, tetapi juga mengingatkan
kita akan pentingnya peran orang tua dalam pendidikan anak-anak. Kami berharap
bahwa masyarakat Binduriang semakin sadar akan hal ini dan bersama-sama
menciptakan generasi muda yang unggul dan berakhlak mulia,” tutur Romadon
Safari
Jumat kali ini ditutup dengan doa bersama, agar Allah SWT senantiasa memberikan
petunjuk dan kekuatan kepada setiap orang tua dalam mendidik anak-anak mereka
dengan cara yang sesuai dengan ajaran Islam.
(Diana Erlina/Edwinsya)
Hastag : #PPPKKEMENAGKUABINDURIANGSIAPBERGERAK
From : KUA Binduriang

.jpg)
.jpg)
.jpg)