DAERAH
UMUM
21 Juli 2025
1079
Hastag : #kuasindangdataran
From : KUA Dataran
PAI KUA Sindang Dataran adakan BRUSH di SMA N 12 Rejang Lebong, Angkat Tema NAPZA dalam Perspektif Islam
Rejang Lebong (Humas) --- Penyuluh Agama Islam (PAI) KUA Kecamatan Sindang Dataran menggelar kegiatan BRUSH (Bimbingan Remaja Usia Sekolah) di SMA Negeri 12 Rejang Lebong pada kamis (17/07).
Kegiatan ini diikuti oleh 42 peserta dari berasal dari kelas 10 dan mengangkat tema “NAPZA dalam Perspektif Islam”. Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan pemahaman kepada para remaja tentang bahaya Narkotika, Psikotropika, dan Zat Adiktif (NAPZA) serta bagaimana Islam memandang dan menanggulangi penyalahgunaannya.
Penyuluh Agama Islam (PAI) Kecamatan Sindang Dataran Soni Adi Pratama S.Pd.I. menyampaikan bahwa remaja merupakan kelompok usia yang rentan terhadap penyalahgunaan NAPZA, sehingga perlu diberi bekal agama yang kuat agar tidak terjerumus dalam pergaulan bebas.
“Dengan adanya kegiatan BRUSH ini, diharapkan para siswa dapat lebih memahami bahaya NAPZA serta memiliki pemahaman agama yang kuat sebagai dasar dalam bersikap dan bertindak di kehidupan sehari-hari” ujarnya
Dalam penyampaian materinya, Soni menekankan bahwa Islam dengan tegas melarang segala bentuk penyalahgunaan zat adiktif karena merusak akal dan tubuh, yang keduanya merupakan amanah dari Allah SWT.
Sementara itu, Irsan S.Kom.I. memberikan pendekatan yang lebih interaktif dengan mengajak peserta berdiskusi dan merenungkan nilai-nilai keislaman yang dapat menjadi benteng moral di tengah tantangan zaman. Ia juga menyampaikan pentingnya lingkungan yang positif dan pergaulan yang sehat dalam menghindari pengaruh buruk NAPZA.
Para peserta tampak antusias mengikuti kegiatan ini dan banyak yang mengajukan pertanyaan serta berbagi pengalaman terkait tekanan lingkungan sekitar. Di akhir sesi, para narasumber memberikan motivasi kepada peserta untuk menjadi remaja yang tangguh, berakhlak mulia, dan menjauhi segala bentuk penyimpangan, termasuk penyalahgunaan NAPZA.
(Melisa Febrianti S.Sos/Edwinsya)
Kegiatan ini diikuti oleh 42 peserta dari berasal dari kelas 10 dan mengangkat tema “NAPZA dalam Perspektif Islam”. Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan pemahaman kepada para remaja tentang bahaya Narkotika, Psikotropika, dan Zat Adiktif (NAPZA) serta bagaimana Islam memandang dan menanggulangi penyalahgunaannya.
Penyuluh Agama Islam (PAI) Kecamatan Sindang Dataran Soni Adi Pratama S.Pd.I. menyampaikan bahwa remaja merupakan kelompok usia yang rentan terhadap penyalahgunaan NAPZA, sehingga perlu diberi bekal agama yang kuat agar tidak terjerumus dalam pergaulan bebas.
“Dengan adanya kegiatan BRUSH ini, diharapkan para siswa dapat lebih memahami bahaya NAPZA serta memiliki pemahaman agama yang kuat sebagai dasar dalam bersikap dan bertindak di kehidupan sehari-hari” ujarnya
Dalam penyampaian materinya, Soni menekankan bahwa Islam dengan tegas melarang segala bentuk penyalahgunaan zat adiktif karena merusak akal dan tubuh, yang keduanya merupakan amanah dari Allah SWT.
Sementara itu, Irsan S.Kom.I. memberikan pendekatan yang lebih interaktif dengan mengajak peserta berdiskusi dan merenungkan nilai-nilai keislaman yang dapat menjadi benteng moral di tengah tantangan zaman. Ia juga menyampaikan pentingnya lingkungan yang positif dan pergaulan yang sehat dalam menghindari pengaruh buruk NAPZA.
Para peserta tampak antusias mengikuti kegiatan ini dan banyak yang mengajukan pertanyaan serta berbagi pengalaman terkait tekanan lingkungan sekitar. Di akhir sesi, para narasumber memberikan motivasi kepada peserta untuk menjadi remaja yang tangguh, berakhlak mulia, dan menjauhi segala bentuk penyimpangan, termasuk penyalahgunaan NAPZA.
Hastag : #kuasindangdataran
From : KUA Dataran

.jpg)
.jpg)
.jpg)