DAERAH
UMUM
22 Juli 2025
103
Hastag : #TakAdayangLolosdariJahatnyaLisan#MT.AlHidayah#KKNIAINCurup#PAIKUACurupUtara
From : KUA Curup Utara
Tak Ada yang Lolos dari Jahatnya Lisan”: PAI KUA Curup Utara Gugah Hati Ibu-Ibu Pengajian Lubuk Kembang
Rejang Lebong (Humas) --- Dalam semangat membina umat dan memperkuat nilai-nilai moral dalam kehidupan bermasyarakat, Penyuluh Agama Islam (PAI) KUA Curup Utara, Rahmat Yudhi Septian, M.Pd. hadir memberikan bimbingan penyuluhan kepada Ibu-ibu Pengajian Majelis Taklim Al-Hidayah Desa Lubuk Kembang. (20/7/2025)
Mengangkat tema yang menyentuh dan sangat relevan, yakni "Tak Ada yang Lolos dari Jahatnya Lisan", penyuluhan ini menggugah kesadaran para jamaah akan pentingnya menjaga ucapan dalam kehidupan sehari-hari.
“Lisan yang tidak dijaga bisa menjadi sumber perpecahan, fitnah, bahkan dosa besar. Sebaliknya, lisan yang dijaga bisa menjadi jalan menuju kebaikan dan keberkahan,” tegas Rahmat Yudhi dalam penyampaiannya.
Kegiatan ini turut dihadiri oleh para perangkat agama desa, yaitu Imam dan Khatib, serta mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) dari IAIN Curup, yang menunjukkan sinergi antara lembaga keagamaan, akademisi, dan masyarakat.
Suasana pengajian berlangsung penuh kehangatan dan antusiasme. Para ibu-ibu pengajian terlihat aktif menyimak dan berdiskusi. Tema yang dibawakan bukan hanya menyentil perilaku umum yang sering terlupakan, tapi juga mendorong introspeksi diri tentang bagaimana bersikap lebih bijak dalam berbicara.
Melalui kegiatan ini, KUA Curup Utara kembali menunjukkan komitmennya dalam memberdayakan masyarakat melalui penyuluhan agama yang menyentuh langsung aspek kehidupan sosial dan spiritual umat.
Dengan semangat kebersamaan dan kepedulian, diharapkan masyarakat Desa Lubuk Kembang semakin menyadari pentingnya etika lisan sebagai bagian dari upaya menjaga keharmonisan dalam rumah tangga, lingkungan, dan kehidupan berbangsa.
(Rodia /Edwinsya)
Mengangkat tema yang menyentuh dan sangat relevan, yakni "Tak Ada yang Lolos dari Jahatnya Lisan", penyuluhan ini menggugah kesadaran para jamaah akan pentingnya menjaga ucapan dalam kehidupan sehari-hari.
“Lisan yang tidak dijaga bisa menjadi sumber perpecahan, fitnah, bahkan dosa besar. Sebaliknya, lisan yang dijaga bisa menjadi jalan menuju kebaikan dan keberkahan,” tegas Rahmat Yudhi dalam penyampaiannya.
Kegiatan ini turut dihadiri oleh para perangkat agama desa, yaitu Imam dan Khatib, serta mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) dari IAIN Curup, yang menunjukkan sinergi antara lembaga keagamaan, akademisi, dan masyarakat.
Suasana pengajian berlangsung penuh kehangatan dan antusiasme. Para ibu-ibu pengajian terlihat aktif menyimak dan berdiskusi. Tema yang dibawakan bukan hanya menyentil perilaku umum yang sering terlupakan, tapi juga mendorong introspeksi diri tentang bagaimana bersikap lebih bijak dalam berbicara.
Melalui kegiatan ini, KUA Curup Utara kembali menunjukkan komitmennya dalam memberdayakan masyarakat melalui penyuluhan agama yang menyentuh langsung aspek kehidupan sosial dan spiritual umat.
Dengan semangat kebersamaan dan kepedulian, diharapkan masyarakat Desa Lubuk Kembang semakin menyadari pentingnya etika lisan sebagai bagian dari upaya menjaga keharmonisan dalam rumah tangga, lingkungan, dan kehidupan berbangsa.
Hastag : #TakAdayangLolosdariJahatnyaLisan#MT.AlHidayah#KKNIAINCurup#PAIKUACurupUtara
From : KUA Curup Utara

.jpg)
.jpg)
.jpg)