DAERAH
PENDIDIKAN
23 Juli 2025
759
Hastag : #MIN1RL #Humas
From : MIN 1
Tradisi Salam Usai Sholat Dhuha, Wujudkan Kebersamaan dan Keteladanan di MIN 1 Rejang Lebong
Rejang Lebong (Humas) --- Tradisi salam-salaman yang dilaksanakan setiap usai sholat dhuha berjamaah di Madrasah Ibtidaiyah Negeri (MIN) 1 Rejang Lebong terus berlangsung secara konsisten dan penuh kekhidmatan. Pada Rabu (23/07/2025), seluruh siswa dan guru kembali berpartisipasi dalam kegiatan ini yang dipimpin langsung oleh Kepala Madrasah, Mufidatul Chairi, S.Ag., M.Pd.I.
Kegiatan dimulai seperti biasa dengan pelaksanaan sholat dhuha berjamaah di halaman madrasah. Usai menunaikan ibadah sunah tersebut, seluruh siswa berbaris rapi untuk bersalam-salaman dengan para guru. Kegiatan ini menjadi momen penting dalam membangun kedekatan emosional antara guru dan siswa serta membiasakan anak-anak meneladani akhlak saling menghormati.
Kepala Madrasah, Mufidatul Chairi, menyampaikan bahwa kegiatan ini bukan sekadar rutinitas, tetapi merupakan bagian dari pendidikan karakter yang ditanamkan kepada seluruh peserta didik. “Melalui salam-salaman, kami ingin menanamkan nilai-nilai akhlakul karimah, sopan santun, serta mempererat tali silaturahmi antarwarga madrasah,” ujarnya.
Mufidatul juga menambahkan bahwa tradisi ini telah menjadi budaya yang mengakar di MIN 1 Rejang Lebong dan diharapkan bisa terus dijaga oleh seluruh elemen madrasah. “Kami ingin menghadirkan suasana madrasah yang penuh kasih sayang dan penghormatan, karena dari sinilah karakter positif anak-anak terbentuk,” tambahnya.
Sementara itu, salah satu guru, Yoni Safari, S.Pd.I. mengungkapkan bahwa tradisi salam ini membawa dampak positif terhadap kedisiplinan dan sikap hormat siswa. “Setelah rutin dilakukan, kami melihat adanya perubahan perilaku pada anak-anak. Mereka menjadi lebih sopan, lebih disiplin, dan mulai terbiasa menyapa guru dan teman-temannya dengan ramah,” tutur Yoni.
Dengan tetap mempertahankan tradisi baik ini, MIN 1 Rejang Lebong menunjukkan komitmennya dalam mengintegrasikan nilai-nilai keislaman ke dalam aktivitas harian di lingkungan madrasah. Tradisi salam-salaman usai sholat dhuha ini menjadi contoh sederhana namun sarat makna dalam membentuk karakter generasi Qurani yang berakhlak mulia.
(Randi Sefto Fanedi, S.Pd/Edwinsya)
Kegiatan dimulai seperti biasa dengan pelaksanaan sholat dhuha berjamaah di halaman madrasah. Usai menunaikan ibadah sunah tersebut, seluruh siswa berbaris rapi untuk bersalam-salaman dengan para guru. Kegiatan ini menjadi momen penting dalam membangun kedekatan emosional antara guru dan siswa serta membiasakan anak-anak meneladani akhlak saling menghormati.
Kepala Madrasah, Mufidatul Chairi, menyampaikan bahwa kegiatan ini bukan sekadar rutinitas, tetapi merupakan bagian dari pendidikan karakter yang ditanamkan kepada seluruh peserta didik. “Melalui salam-salaman, kami ingin menanamkan nilai-nilai akhlakul karimah, sopan santun, serta mempererat tali silaturahmi antarwarga madrasah,” ujarnya.
Mufidatul juga menambahkan bahwa tradisi ini telah menjadi budaya yang mengakar di MIN 1 Rejang Lebong dan diharapkan bisa terus dijaga oleh seluruh elemen madrasah. “Kami ingin menghadirkan suasana madrasah yang penuh kasih sayang dan penghormatan, karena dari sinilah karakter positif anak-anak terbentuk,” tambahnya.
Sementara itu, salah satu guru, Yoni Safari, S.Pd.I. mengungkapkan bahwa tradisi salam ini membawa dampak positif terhadap kedisiplinan dan sikap hormat siswa. “Setelah rutin dilakukan, kami melihat adanya perubahan perilaku pada anak-anak. Mereka menjadi lebih sopan, lebih disiplin, dan mulai terbiasa menyapa guru dan teman-temannya dengan ramah,” tutur Yoni.
Dengan tetap mempertahankan tradisi baik ini, MIN 1 Rejang Lebong menunjukkan komitmennya dalam mengintegrasikan nilai-nilai keislaman ke dalam aktivitas harian di lingkungan madrasah. Tradisi salam-salaman usai sholat dhuha ini menjadi contoh sederhana namun sarat makna dalam membentuk karakter generasi Qurani yang berakhlak mulia.
Hastag : #MIN1RL #Humas
From : MIN 1



.jpg)