DAERAH
UMUM
28 Juli 2025
213
(Rodia /Edwinsya)
Hastag : #BerantasButaAksara#PAI#KUACurupUtara
From : KUA Curup Utara
Mewujudkan Generasi Melek Huruf, PAI KUA Curup Utara Dampingi Santri Lawan Buta Aksara
Rejang Lebong (Humas) --- Penyuluh Agama Islam (PAI) KUA Curup Utara terus menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan kualitas literasi dasar di tengah masyarakat. Pada hari ini, Minggu (27/7/2025), PAI KUA Curup Utara, Yessy Misra, S.Pd.I. memberikan bimbingan penyuluhan kepada anak-anak santri di Majelis Taklim Nurul Hidayah, Kelurahan Tunas Harapan, dalam rangka program pemberantasan buta aksara.
Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya KUA Curup Utara dalam mewujudkan generasi muda yang melek huruf, tidak hanya dalam konteks membaca Al-Qur’an, tetapi juga dalam kemampuan baca tulis secara umum. Melalui pendekatan yang interaktif dan penuh kesabaran, para santri diajak mengenal huruf, mengeja, membaca, dan menulis dengan metode yang disesuaikan dengan kemampuan masing-masing anak.
“Pemberantasan buta aksara adalah bagian dari jihad ilmu. Santri bukan hanya dituntut bisa mengaji, tetapi juga harus mampu memahami ilmu lewat kemampuan literasi dasar. Inilah yang kami dorong bersama di tengah masyarakat,” ungkap Yessy Misra, S.Pd.I.
Para santri terlihat antusias mengikuti bimbingan ini. Suasana belajar berlangsung hangat dan menyenangkan. Selain itu, orang tua dan pengurus majelis taklim turut menyambut positif kegiatan ini dan berharap dapat berlanjut secara rutin agar hasilnya lebih maksimal.
Dengan bimbingan seperti ini, diharapkan tidak hanya tercipta generasi yang mampu membaca Al-Qur’an dengan baik, tetapi juga generasi muda yang siap bersaing di tengah tantangan zaman melalui penguasaan literasi dasar. Kegiatan ini juga memperkuat peran strategis KUA dalam pembangunan masyarakat, khususnya dalam bidang pendidikan keagamaan dan sosial.
Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya KUA Curup Utara dalam mewujudkan generasi muda yang melek huruf, tidak hanya dalam konteks membaca Al-Qur’an, tetapi juga dalam kemampuan baca tulis secara umum. Melalui pendekatan yang interaktif dan penuh kesabaran, para santri diajak mengenal huruf, mengeja, membaca, dan menulis dengan metode yang disesuaikan dengan kemampuan masing-masing anak.
“Pemberantasan buta aksara adalah bagian dari jihad ilmu. Santri bukan hanya dituntut bisa mengaji, tetapi juga harus mampu memahami ilmu lewat kemampuan literasi dasar. Inilah yang kami dorong bersama di tengah masyarakat,” ungkap Yessy Misra, S.Pd.I.
Para santri terlihat antusias mengikuti bimbingan ini. Suasana belajar berlangsung hangat dan menyenangkan. Selain itu, orang tua dan pengurus majelis taklim turut menyambut positif kegiatan ini dan berharap dapat berlanjut secara rutin agar hasilnya lebih maksimal.
Dengan bimbingan seperti ini, diharapkan tidak hanya tercipta generasi yang mampu membaca Al-Qur’an dengan baik, tetapi juga generasi muda yang siap bersaing di tengah tantangan zaman melalui penguasaan literasi dasar. Kegiatan ini juga memperkuat peran strategis KUA dalam pembangunan masyarakat, khususnya dalam bidang pendidikan keagamaan dan sosial.
(Rodia /Edwinsya)
Hastag : #BerantasButaAksara#PAI#KUACurupUtara
From : KUA Curup Utara



