DAERAH
PENDIDIKAN
30 Juli 2025
148
Hastag : #MTsmuhammadiyahcurup
From : MTs Muhammadiyah
Belajar IPA dengan Metode Berkelompok, Siswa MTs Muhammadiyah Curup Semakin Bersemangat
Rejang Lebong (Humas) --- Ruang kelas di MTs Muhammadiyah Curup hari ini, dipenuhi dengan diskusi dan kolaborasi antar siswa. Para siswa-siswi kelas VIII mengikuti pembelajaran IPA dengan metode berkelompok, yang dirancang untuk meningkatkan pemahaman materi, keterampilan komunikasi, dan kerja sama tim. (30/7/2025)
Di bawah bimbingan guru IPA, Wendi Dwi Indrianai, S.Pd. siswa dibagi menjadi beberapa kelompok kecil. Setiap kelompok diberikan tugas atau masalah untuk dipecahkan bersama,
"Metode berkelompok ini sangat efektif untuk mata pelajaran IPA," jelas Wendi Dwi Indrianai, S.Pd. "Siswa tidak hanya menerima informasi satu arah, tetapi mereka aktif berdiskusi, bertukar ide, dan saling mengajar. Ini membantu mereka memahami konsep dengan lebih mendalam dan mengembangkan keterampilan berpikir kritis."
Terlihat antusiasme tinggi dari setiap kelompok. Mereka berinteraksi satu sama lain, mencatat poin-poin penting, dan menyusun hasil diskusi untuk dipresentasikan di depan kelas. Beberapa kelompok bahkan melakukan percobaan sederhana atau membuat model visual untuk menjelaskan konsep yang sedang dipelajari.
Kepala MTs Muhammadiyah Curup, Bapak Dr. Azzohardi, S.Ag., M.Pd. mendukung penuh penerapan metode ini. "IPA adalah mata pelajaran yang menuntut penalaran dan observasi. Dengan belajar berkelompok, siswa melatih kemampuan kolaborasi, kepemimpinan, dan bagaimana menyelesaikan masalah bersama, yang semuanya merupakan bekal penting di masa depan," ujarnya.
Diharapkan, melalui pembelajaran IPA dengan metode berkelompok ini, siswa MTs Muhammadiyah Curup tidak hanya menguasai materi sains, tetapi juga tumbuh menjadi pribadi yang komunikatif, inovatif, dan mampu bekerja sama dalam tim.
(M RAGA YUSUF /Edwinsya)
Di bawah bimbingan guru IPA, Wendi Dwi Indrianai, S.Pd. siswa dibagi menjadi beberapa kelompok kecil. Setiap kelompok diberikan tugas atau masalah untuk dipecahkan bersama,
"Metode berkelompok ini sangat efektif untuk mata pelajaran IPA," jelas Wendi Dwi Indrianai, S.Pd. "Siswa tidak hanya menerima informasi satu arah, tetapi mereka aktif berdiskusi, bertukar ide, dan saling mengajar. Ini membantu mereka memahami konsep dengan lebih mendalam dan mengembangkan keterampilan berpikir kritis."
Terlihat antusiasme tinggi dari setiap kelompok. Mereka berinteraksi satu sama lain, mencatat poin-poin penting, dan menyusun hasil diskusi untuk dipresentasikan di depan kelas. Beberapa kelompok bahkan melakukan percobaan sederhana atau membuat model visual untuk menjelaskan konsep yang sedang dipelajari.
Kepala MTs Muhammadiyah Curup, Bapak Dr. Azzohardi, S.Ag., M.Pd. mendukung penuh penerapan metode ini. "IPA adalah mata pelajaran yang menuntut penalaran dan observasi. Dengan belajar berkelompok, siswa melatih kemampuan kolaborasi, kepemimpinan, dan bagaimana menyelesaikan masalah bersama, yang semuanya merupakan bekal penting di masa depan," ujarnya.
Diharapkan, melalui pembelajaran IPA dengan metode berkelompok ini, siswa MTs Muhammadiyah Curup tidak hanya menguasai materi sains, tetapi juga tumbuh menjadi pribadi yang komunikatif, inovatif, dan mampu bekerja sama dalam tim.
Hastag : #MTsmuhammadiyahcurup
From : MTs Muhammadiyah

.jpg)

.jpg)