DAERAH
UMUM
30 Juli 2025
108
Hastag : ANBKMANRejanglebong
From : MAN Rejang Lebong
MAN REJANG LEBONG GELAR GLADI BERSIH ANBK 2025 Kepala Madrasah Yusrijal dan Tim Teknis Pastikan Kesiapan Siswa dan Sarana
Rejang Lebong (Humas) --- Dalam upaya mendukung suksesnya pelaksanaan Asesmen Nasional Berbasis Komputer atau ANBK tahun 2025, MAN Rejang Lebong melaksanakan kegiatan gladi bersih sebagai langkah strategis dalam mempersiapkan seluruh unsur pelaksana asesmen secara menyeluruh. Kegiatan ini diikuti oleh siswa-siswi terpilih yang akan menjadi peserta utama ANBK dengan pengawasan langsung dari tim teknis dan manajemen madrasah. (29/7/2025)
Gladi bersih ANBK merupakan bagian dari rangkaian persiapan yang bertujuan untuk memastikan bahwa proses asesmen nasional berjalan dengan lancar dan sesuai dengan prosedur yang ditetapkan oleh Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi. Fokus utama kegiatan ini adalah simulasi penggunaan aplikasi ANBK, uji coba perangkat komputer, pengecekan jaringan internet, serta pelatihan bagi siswa dalam menjawab soal-soal digital.
Pelaksanaan gladi bersih dipandu oleh Septianaldo selaku proktor madrasah yang ditunjuk sebagai penanggung jawab teknis di lapangan. Ia memastikan seluruh perangkat dan sistem telah siap digunakan. Selain itu, Septianaldo juga memberikan pengarahan kepada siswa mengenai cara login, menjawab soal dengan sistem berbasis komputer, serta mengikuti instruksi pelaksanaan secara tertib.
Dalam keterangannya, Septianaldo mengatakan bahwa gladi ini merupakan simulasi penting agar siswa, proktor, dan teknisi memahami alur pelaksanaan ANBK dengan baik. Ia berharap semuanya berjalan lancar dan tanpa kendala pada saat pelaksanaan asesmen nasional yang sesungguhnya.
Kegiatan gladi bersih ini juga mendapat perhatian langsung dari Kepala MAN Rejang Lebong, Yusrijal. Beliau hadir untuk meninjau proses simulasi secara langsung di ruang laboratorium komputer. Dalam wawancara singkat, Yusrijal menyampaikan apresiasi terhadap kerja keras seluruh tim panitia dan guru yang telah mempersiapkan kegiatan ini secara serius.
Menurut Yusrijal, pelaksanaan gladi bersih tidak hanya soal teknis, tetapi juga kesiapan mental peserta. Gladi ini merupakan bentuk pembiasaan sekaligus evaluasi dini untuk mendeteksi potensi hambatan, sehingga pada hari pelaksanaan nanti siswa dan perangkat benar-benar siap. Ia menegaskan bahwa pelaksanaan ANBK merupakan bagian dari transformasi pendidikan madrasah yang sejalan dengan upaya digitalisasi dan modernisasi sistem penilaian.
Sementara itu, Wakil Kepala Madrasah Bidang Akademik Lilis Suryani menyatakan bahwa pihak madrasah telah melaksanakan berbagai tahapan latihan sejak beberapa minggu sebelumnya. Siswa telah mengikuti pelatihan, uji coba aplikasi, serta simulasi dalam skala kecil yang menjadi bekal awal menghadapi gladi bersih.
Lilis menambahkan bahwa tujuan utama gladi bersih bukan hanya sebagai ajang teknis, melainkan juga sebagai media pembelajaran dan penguatan karakter siswa. Ia berharap dengan terbiasanya siswa mengikuti alur asesmen digital, pelaksanaan ANBK nanti dapat berjalan lebih tenang, lancar, dan sesuai harapan.
ANBK sendiri merupakan instrumen evaluasi pendidikan nasional yang mencakup tiga komponen utama yaitu asesmen kompetensi minimum atau AKM, survei karakter, dan survei lingkungan belajar. Ketiga komponen ini tidak menentukan kelulusan siswa, tetapi digunakan untuk memetakan mutu pendidikan satuan pendidikan secara menyeluruh. Oleh karena itu, pelaksanaannya harus dijalankan dengan serius dan penuh tanggung jawab oleh seluruh pihak yang terlibat.
Di MAN Rejang Lebong, pelaksanaan ANBK menjadi salah satu indikator kesuksesan program digitalisasi madrasah yang telah dicanangkan sejak beberapa tahun terakhir. Madrasah ini telah dilengkapi dengan laboratorium komputer, jaringan internet yang memadai, serta dukungan SDM dari guru dan teknisi yang kompeten. Semua itu menjadi modal penting dalam memastikan ANBK berjalan lancar.
Selain itu, madrasah juga terus mendorong peningkatan kompetensi guru dalam penggunaan teknologi pembelajaran, penguatan literasi digital siswa, serta penyelenggaraan program ekstrakurikuler berbasis teknologi informasi.
Dengan dilaksanakannya gladi bersih ini, MAN Rejang Lebong menunjukkan kesiapan dan komitmen dalam mendukung suksesnya asesmen nasional berbasis komputer. Kegiatan ini menjadi bagian dari pembelajaran langsung bagi siswa tentang pentingnya disiplin, ketelitian, dan kesiapan dalam menghadapi sistem penilaian modern.
Melalui kerja sama antara kepala madrasah, proktor, teknisi, guru, dan siswa, diharapkan pelaksanaan ANBK MAN Rejang Lebong tahun 2025 dapat berjalan lancar dan hasilnya mampu mencerminkan kualitas pembelajaran yang telah diterapkan selama ini. Gladi bersih menjadi tonggak penting menuju ANBK yang sukses, akurat, dan kredibel.
(Wajdi/Edwinsya)
Gladi bersih ANBK merupakan bagian dari rangkaian persiapan yang bertujuan untuk memastikan bahwa proses asesmen nasional berjalan dengan lancar dan sesuai dengan prosedur yang ditetapkan oleh Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi. Fokus utama kegiatan ini adalah simulasi penggunaan aplikasi ANBK, uji coba perangkat komputer, pengecekan jaringan internet, serta pelatihan bagi siswa dalam menjawab soal-soal digital.
Pelaksanaan gladi bersih dipandu oleh Septianaldo selaku proktor madrasah yang ditunjuk sebagai penanggung jawab teknis di lapangan. Ia memastikan seluruh perangkat dan sistem telah siap digunakan. Selain itu, Septianaldo juga memberikan pengarahan kepada siswa mengenai cara login, menjawab soal dengan sistem berbasis komputer, serta mengikuti instruksi pelaksanaan secara tertib.
Dalam keterangannya, Septianaldo mengatakan bahwa gladi ini merupakan simulasi penting agar siswa, proktor, dan teknisi memahami alur pelaksanaan ANBK dengan baik. Ia berharap semuanya berjalan lancar dan tanpa kendala pada saat pelaksanaan asesmen nasional yang sesungguhnya.
Kegiatan gladi bersih ini juga mendapat perhatian langsung dari Kepala MAN Rejang Lebong, Yusrijal. Beliau hadir untuk meninjau proses simulasi secara langsung di ruang laboratorium komputer. Dalam wawancara singkat, Yusrijal menyampaikan apresiasi terhadap kerja keras seluruh tim panitia dan guru yang telah mempersiapkan kegiatan ini secara serius.
Menurut Yusrijal, pelaksanaan gladi bersih tidak hanya soal teknis, tetapi juga kesiapan mental peserta. Gladi ini merupakan bentuk pembiasaan sekaligus evaluasi dini untuk mendeteksi potensi hambatan, sehingga pada hari pelaksanaan nanti siswa dan perangkat benar-benar siap. Ia menegaskan bahwa pelaksanaan ANBK merupakan bagian dari transformasi pendidikan madrasah yang sejalan dengan upaya digitalisasi dan modernisasi sistem penilaian.
Sementara itu, Wakil Kepala Madrasah Bidang Akademik Lilis Suryani menyatakan bahwa pihak madrasah telah melaksanakan berbagai tahapan latihan sejak beberapa minggu sebelumnya. Siswa telah mengikuti pelatihan, uji coba aplikasi, serta simulasi dalam skala kecil yang menjadi bekal awal menghadapi gladi bersih.
Lilis menambahkan bahwa tujuan utama gladi bersih bukan hanya sebagai ajang teknis, melainkan juga sebagai media pembelajaran dan penguatan karakter siswa. Ia berharap dengan terbiasanya siswa mengikuti alur asesmen digital, pelaksanaan ANBK nanti dapat berjalan lebih tenang, lancar, dan sesuai harapan.
ANBK sendiri merupakan instrumen evaluasi pendidikan nasional yang mencakup tiga komponen utama yaitu asesmen kompetensi minimum atau AKM, survei karakter, dan survei lingkungan belajar. Ketiga komponen ini tidak menentukan kelulusan siswa, tetapi digunakan untuk memetakan mutu pendidikan satuan pendidikan secara menyeluruh. Oleh karena itu, pelaksanaannya harus dijalankan dengan serius dan penuh tanggung jawab oleh seluruh pihak yang terlibat.
Di MAN Rejang Lebong, pelaksanaan ANBK menjadi salah satu indikator kesuksesan program digitalisasi madrasah yang telah dicanangkan sejak beberapa tahun terakhir. Madrasah ini telah dilengkapi dengan laboratorium komputer, jaringan internet yang memadai, serta dukungan SDM dari guru dan teknisi yang kompeten. Semua itu menjadi modal penting dalam memastikan ANBK berjalan lancar.
Selain itu, madrasah juga terus mendorong peningkatan kompetensi guru dalam penggunaan teknologi pembelajaran, penguatan literasi digital siswa, serta penyelenggaraan program ekstrakurikuler berbasis teknologi informasi.
Dengan dilaksanakannya gladi bersih ini, MAN Rejang Lebong menunjukkan kesiapan dan komitmen dalam mendukung suksesnya asesmen nasional berbasis komputer. Kegiatan ini menjadi bagian dari pembelajaran langsung bagi siswa tentang pentingnya disiplin, ketelitian, dan kesiapan dalam menghadapi sistem penilaian modern.
Melalui kerja sama antara kepala madrasah, proktor, teknisi, guru, dan siswa, diharapkan pelaksanaan ANBK MAN Rejang Lebong tahun 2025 dapat berjalan lancar dan hasilnya mampu mencerminkan kualitas pembelajaran yang telah diterapkan selama ini. Gladi bersih menjadi tonggak penting menuju ANBK yang sukses, akurat, dan kredibel.
Hastag : ANBKMANRejanglebong
From : MAN Rejang Lebong

.jpg)

.jpg)