DAERAH
UMUM
30 Juli 2025
791
Hastag : #Madrasah#PJOK#MadrasahAliyahBaitulMakmur
From : MAS Baitul Makmur
Siswa Madrasah Semakin Aktif, PJOK Jadi Jam Favorit di Pelajaran Madrasah Aliyah Baitul Makmur
Rejang Lebong (Humas) --- Pelajaran Pendidikan Jasmani, Olahraga, dan Kesehatan (PJOK) kini menjadi salah satu mata pelajaran yang paling ditunggu-tunggu oleh para siswa di lingkungan Madrasah Aliyah Baitul Makmur. Suasana antusias tampak jelas setiap kali jam PJOK dimulai. Siswa-siswi tampak bersemangat mengikuti berbagai aktivitas fisik seperti senam, permainan bola, hingga olahraga tradisional yang dikemas secara menarik. (30/7/2025)
Menurut guru PJOK, Bapak Asriyandi, S.Pd.I. perubahan ini tidak terjadi begitusaja. "Kami mencoba mengemas pelajaran PJOK tidak hanya fokus pada olahraga formal, tapi juga aktivitas yang menyenangkan dan membangun kebersamaan. Ada unsur permainan, kerja sama tim, bahkan nilai-nilai keislaman yang kami sisipkan," jelasnya.
Antusiasme siswa juga disampaikan oleh wahyu, siswa kelas XII. “Saya paling suka PJOK karena bisa bergerak bebas, belajar kerja sama, dan bisa lebih dekat dengan teman-teman. Setelah banyak duduk di kelas, PJOK jadi momen paling seru," ungkapnya.
Kepala Madrasah, Ibu Hj. Karidatul Aini, S.Pd. menyambut baik tren positif ini. Ia menilai bahwa PJOK tidak hanya berdampak pada kesehatan fisik siswa, tetapi juga membantu membentuk karakter seperti disiplin, sportivitas, dan tanggung jawab. “Kami mendukung inovasi guru dalam mengembangkan metode pengajaran PJOK agar lebih menarik dan relevan bagi siswa zaman sekarang,” ujarnya.
Dengan semakin meningkatnya minat siswa terhadap pelajaran PJOK, madrasah berencana untuk menambah fasilitas olahraga dan mengadakan berbagai kegiatan ekstrakurikuler yang berkaitan, seperti futsal, voli, dan senam kreasi Islami.
Semangat siswa dalam mengikuti PJOK membuktikan bahwa pembelajaran tidak harus selalu dilakukan di dalam kelas. Melalui aktivitas fisik yang positif, madrasah dapat mencetak generasi yang sehat jasmani, kuat mental, dan berakhlak mulia.
(Yuni Sugiarti/Edwinsya)
Menurut guru PJOK, Bapak Asriyandi, S.Pd.I. perubahan ini tidak terjadi begitusaja. "Kami mencoba mengemas pelajaran PJOK tidak hanya fokus pada olahraga formal, tapi juga aktivitas yang menyenangkan dan membangun kebersamaan. Ada unsur permainan, kerja sama tim, bahkan nilai-nilai keislaman yang kami sisipkan," jelasnya.
Antusiasme siswa juga disampaikan oleh wahyu, siswa kelas XII. “Saya paling suka PJOK karena bisa bergerak bebas, belajar kerja sama, dan bisa lebih dekat dengan teman-teman. Setelah banyak duduk di kelas, PJOK jadi momen paling seru," ungkapnya.
Kepala Madrasah, Ibu Hj. Karidatul Aini, S.Pd. menyambut baik tren positif ini. Ia menilai bahwa PJOK tidak hanya berdampak pada kesehatan fisik siswa, tetapi juga membantu membentuk karakter seperti disiplin, sportivitas, dan tanggung jawab. “Kami mendukung inovasi guru dalam mengembangkan metode pengajaran PJOK agar lebih menarik dan relevan bagi siswa zaman sekarang,” ujarnya.
Dengan semakin meningkatnya minat siswa terhadap pelajaran PJOK, madrasah berencana untuk menambah fasilitas olahraga dan mengadakan berbagai kegiatan ekstrakurikuler yang berkaitan, seperti futsal, voli, dan senam kreasi Islami.
Semangat siswa dalam mengikuti PJOK membuktikan bahwa pembelajaran tidak harus selalu dilakukan di dalam kelas. Melalui aktivitas fisik yang positif, madrasah dapat mencetak generasi yang sehat jasmani, kuat mental, dan berakhlak mulia.
Hastag : #Madrasah#PJOK#MadrasahAliyahBaitulMakmur
From : MAS Baitul Makmur

.jpg)

.jpg)