DAERAH
UMUM
31 Juli 2025
827
Hastag : #madrasahmandiriberprestasi
From : MTsN 2
Guru Fiqih MTsN 2 Rejang Lebong Ajak Siswa Kelas VII Praktik Sholat: Entaskan Gerakan dan Luruskan Tata Cara yang Benar
Rejang Lebong (Humas) ---- Dalam rangka penguatan pembelajaran Fiqih sekaligus pembinaan ibadah siswa, guru Fiqih MTsN 2 Rejang Lebong, Bapak Jauhari, S.H.I., Gr. mengadakan kegiatan praktik sholat bersama siswa kelas VII A dan VII B, termasuk beberapa siswa pindahan dari SMP yang diketahui belum bisa melaksanakan sholat dengan benar. Kegiatan tersebut digelar di musholla madrasah induk pada Kamis pagi (31/7).
Kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen madrasah dalam membentuk karakter religius peserta didik sejak dini. Dalam praktik tersebut, siswa diarahkan secara langsung oleh guru Fiqih untuk memperbaiki gerakan-gerakan sholat serta meluruskan bacaan dan tata cara pelaksanaannya sesuai tuntunan Rasulullah SAW.
“Sholat itu tiang agama. Maka sebelum kita mendalami materi-materi fiqih lainnya, kita wajib memastikan bahwa ibadah wajib ini telah benar dalam gerakan dan bacaan. Ini yang menjadi fokus kita hari ini,” ungkap Bapak Jauhari saat membuka kegiatan.
Dengan penuh kesabaran, beliau membimbing siswa dari awal hingga akhir sholat. Mulai dari takbiratul ihram, posisi tangan, ruku’, sujud, hingga duduk tasyahud. Ia juga menekankan pentingnya kekhusyukan dalam sholat dan makna dari setiap gerakan yang dilakukan.
Yang menjadi perhatian khusus adalah siswa-siswa pindahan dari sekolah umum (SMP) yang ternyata belum mampu sholat. Kepada mereka, Bapak Jauhari memberikan bimbingan lebih intensif secara personal, dengan pendekatan yang lembut dan mendidik agar tidak menimbulkan rasa malu atau minder.
“Saya tidak tahu kalau sujud harus menempelkan tujuh anggota badan. Baru tahu dari Pak Jauhari,” ungkap salah satu siswa pindahan yang mengikuti kegiatan dengan antusias.
Kegiatan ini juga mendapat apresiasi dari Kepala MTsN 2 Rejang Lebong, Bapak Wawan Herianto, M.Pd. yang menyampaikan bahwa pembiasaan praktik sholat harus menjadi bagian penting dalam proses pembelajaran madrasah, bukan hanya materi teori.
“Kami sangat mendukung langkah guru Fiqih untuk mengadakan praktik sholat seperti ini. Ini bukti nyata bahwa madrasah tidak hanya mendidik secara kognitif, tetapi juga memperhatikan sisi ibadah dan akhlak siswa,” tegas beliau saat ditemui usai kegiatan.
Rencananya, kegiatan praktik sholat ini akan terus dilaksanakan secara rutin dan menjadi bagian dari program pembiasaan keagamaan di MTsN 2 Rejang Lebong. Dengan pendekatan langsung dan penuh bimbingan, madrasah berharap seluruh siswa dapat menunaikan ibadah sholat secara benar dan penuh kesadaran.
(April/Edwinsya)
Kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen madrasah dalam membentuk karakter religius peserta didik sejak dini. Dalam praktik tersebut, siswa diarahkan secara langsung oleh guru Fiqih untuk memperbaiki gerakan-gerakan sholat serta meluruskan bacaan dan tata cara pelaksanaannya sesuai tuntunan Rasulullah SAW.
“Sholat itu tiang agama. Maka sebelum kita mendalami materi-materi fiqih lainnya, kita wajib memastikan bahwa ibadah wajib ini telah benar dalam gerakan dan bacaan. Ini yang menjadi fokus kita hari ini,” ungkap Bapak Jauhari saat membuka kegiatan.
Dengan penuh kesabaran, beliau membimbing siswa dari awal hingga akhir sholat. Mulai dari takbiratul ihram, posisi tangan, ruku’, sujud, hingga duduk tasyahud. Ia juga menekankan pentingnya kekhusyukan dalam sholat dan makna dari setiap gerakan yang dilakukan.
Yang menjadi perhatian khusus adalah siswa-siswa pindahan dari sekolah umum (SMP) yang ternyata belum mampu sholat. Kepada mereka, Bapak Jauhari memberikan bimbingan lebih intensif secara personal, dengan pendekatan yang lembut dan mendidik agar tidak menimbulkan rasa malu atau minder.
“Saya tidak tahu kalau sujud harus menempelkan tujuh anggota badan. Baru tahu dari Pak Jauhari,” ungkap salah satu siswa pindahan yang mengikuti kegiatan dengan antusias.
Kegiatan ini juga mendapat apresiasi dari Kepala MTsN 2 Rejang Lebong, Bapak Wawan Herianto, M.Pd. yang menyampaikan bahwa pembiasaan praktik sholat harus menjadi bagian penting dalam proses pembelajaran madrasah, bukan hanya materi teori.
“Kami sangat mendukung langkah guru Fiqih untuk mengadakan praktik sholat seperti ini. Ini bukti nyata bahwa madrasah tidak hanya mendidik secara kognitif, tetapi juga memperhatikan sisi ibadah dan akhlak siswa,” tegas beliau saat ditemui usai kegiatan.
Rencananya, kegiatan praktik sholat ini akan terus dilaksanakan secara rutin dan menjadi bagian dari program pembiasaan keagamaan di MTsN 2 Rejang Lebong. Dengan pendekatan langsung dan penuh bimbingan, madrasah berharap seluruh siswa dapat menunaikan ibadah sholat secara benar dan penuh kesadaran.
Hastag : #madrasahmandiriberprestasi
From : MTsN 2

.jpg)

.jpg)