Debat Kandidat Ketua dan Wakil Ketua OSIM MAN Rejang Lebong 2025–2026: Wadah Demokrasi dan Kepemimpinan Siswa yang Berkualitas
Rejang Lebong (Humas) — Dalam rangka menyambut pesta demokrasi siswa tahunan, Madrasah Aliyah Negeri (MAN) Rejang Lebong menyelenggarakan kegiatan Debat Kandidat Ketua dan Wakil Ketua OSIM untuk periode 2025–2026. Kegiatan ini digelar pada Jumat, 1 Agustus 2025, bertempat MAN Rejang Lebong, dengan dihadiri langsung oleh Kepala MAN Rejang Lebong, Yusrijal, dan Pembina OSIM, Pendi.
Debat ini merupakan bagian dari tahapan pemilihan Ketua dan Wakil Ketua Organisasi Siswa Intra Madrasah (OSIM), yang diikuti oleh tiga pasangan calon yang telah lolos seleksi administrasi dan wawancara sebelumnya. Masing-masing pasangan calon memperkenalkan visi dan misi, serta menjawab berbagai pertanyaan seputar kepemimpinan, manajemen organisasi, dan strategi peningkatan prestasi siswa di madrasah.
Adapun pasangan calon yang tampil dalam debat adalah sebagai berikut:
-
Paslon Nomor 1:
-
Ketua: Khoirunnisa Dwi Putri Ayu
-
Wakil Ketua: Inaya Bunga Maharani
-
-
Paslon Nomor 2:
-
Ketua: M. Ghaniyy Alparis
-
Wakil Ketua: M. Habibi Fisabillilah
-
-
Paslon Nomor 3:
-
Ketua: M. Fuad Hariri
-
Wakil Ketua: Regina Jennifer Aurora
-
Ketiga paslon menyampaikan visi-misi mereka dengan penuh semangat dan percaya diri. Masing-masing menunjukkan keunggulan, mulai dari inovasi program kerja, kepedulian terhadap kebersihan madrasah, peningkatan kegiatan literasi dan keorganisasian, hingga pemanfaatan media digital untuk publikasi kegiatan siswa.
Kepala MAN Rejang Lebong, Yusrijal, dalam sambutannya memberikan apresiasi yang tinggi atas antusiasme para peserta dan seluruh panitia OSIM. Ia menekankan bahwa kegiatan ini bukan sekadar kontestasi, melainkan ajang pembelajaran nyata tentang demokrasi dan kepemimpinan.
“Debat ini adalah bentuk pembelajaran demokrasi yang sangat penting bagi kalian semua. Kepemimpinan itu soal tanggung jawab, bukan sekadar popularitas. Siapa pun yang terpilih nantinya, harus mampu menjadi contoh, bukan hanya di kelas, tapi juga dalam kehidupan bermasyarakat,” ujar Yusrijal.
Sementara itu, Pembina OSIM, Pendi, menjelaskan bahwa debat ini merupakan salah satu tahapan penting dalam proses pemilihan. Tujuannya adalah agar seluruh warga madrasah dapat mengenal lebih dalam para kandidat sebelum menentukan pilihan dalam pemungutan suara.
“Kami ingin para siswa memilih bukan karena ikut-ikutan, tetapi karena tahu apa yang diperjuangkan oleh masing-masing calon. Dari debat ini, kalian bisa menilai siapa yang layak memimpin OSIM satu tahun ke depan,” kata Pendi.
Kegiatan debat berjalan tertib dan dinamis. Siswa dari berbagai jenjang kelas turut hadir sebagai penonton sekaligus pendukung. Mereka memberikan tepuk tangan dan sorakan semangat untuk pasangan calon yang mereka jagokan.
Pemungutan suara atau pencoblosan dijadwalkan berlangsung pada Sabtu, 2 Agustus 2025, dan akan dilakukan secara langsung, umum, bebas, serta rahasia. Pihak panitia OSIM telah menyiapkan bilik suara dan kotak suara di beberapa titik strategis di lingkungan madrasah.
Melalui kegiatan ini, MAN Rejang Lebong menunjukkan komitmennya dalam membangun karakter kepemimpinan siswa yang berintegritas, komunikatif, dan bertanggung jawab. Pemilihan OSIM bukan hanya menjadi ajang rutin tahunan, tetapi juga menjadi sarana untuk melatih kedewasaan politik, kemampuan berpikir kritis, serta keaktifan dalam berorganisasi.
Pihak madrasah berharap, ketua dan wakil ketua OSIM yang terpilih nantinya dapat menjadi teladan dalam mewujudkan program-program positif yang berdampak langsung terhadap kemajuan madrasah, baik dari aspek akademik, karakter, maupun budaya siswa.
(Wajdi/Prada Utama, S.I.Kom)Hastag : MANrejangleong
From : MAN Rejang Lebong

.jpg)

.jpg)