NASIONAL
PENDIDIKAN
04 Agustus 2025
98
Hastag : #MIN1RL #Humas
From : MIN 1
Siswa MIN 1 Rejang Lebong Tulis Ringkasan Tausiyah, Wujudkan Muhadhoroh yang Bermakna
Rejang Lebong (Humas) – Dalam upaya menjadikan kegiatan Muhadhoroh lebih bermakna dan tertib, siswa MIN 1 Rejang Lebong kini mendapatkan tugas menulis ringkasan dari tausiyah yang disampaikan oleh guru. Tugas ini diberikan langsung oleh wali kelas masing-masing sebagai bentuk pembiasaan agar siswa lebih fokus menyimak isi ceramah dan tidak asyik mengobrol selama kegiatan berlangsung.
Kegiatan Muhadhoroh yang rutin diadakan setiap hari Jumat pertama pada setiap bulannya dilaksanakan di halaman madrasah ini diisi dengan berbagai penampilan keagamaan, termasuk ceramah atau tausiyah yang disampaikan oleh guru atau siswa terpilih. Sebagai bagian dari penguatan karakter religius, program ini menjadi momen penting untuk menanamkan nilai-nilai keislaman pada peserta didik.
Menurut salah satu wali kelas, Sri Sundari, S.Pd, pemberian tugas ringkasan ini bertujuan untuk melatih siswa agar memiliki kemampuan mendengarkan aktif sekaligus melatih keterampilan menulis. “Dengan menulis pesan utama dari ceramah, siswa jadi tidak hanya hadir secara fisik, tapi juga ikut merenungi isi tausiyah yang disampaikan,” ujarnya saat ditemui usai kegiatan, Jumat (01/08/2025).
Kepala MIN 1 Rejang Lebong, Mufidatul Chairi, S.Ag., M.Pd.I, sangat mengapresiasi inisiatif para wali kelas tersebut. Ia menilai bahwa langkah ini merupakan inovasi sederhana namun efektif untuk meningkatkan kualitas pelaksanaan Muhadhoroh. “Kegiatan ini juga sejalan dengan upaya madrasah dalam meningkatkan literasi siswa,” tuturnya.
Sementara itu, salah satu siswi kelas 5A, Azizah, mengaku senang dengan tugas ini karena membuatnya lebih memperhatikan isi ceramah. “Biasanya suka ngobrol sama teman, tapi sekarang jadi lebih fokus karena harus nulis ringkasan. Jadi banyak belajar juga dari isi ceramahnya,” ungkapnya.
Dengan adanya kebiasaan menulis ringkasan tausiyah ini, diharapkan Muhadhoroh di MIN 1 Rejang Lebong bukan hanya menjadi rutinitas, tetapi juga menjadi sarana efektif dalam membentuk karakter siswa yang religius, disiplin, dan cakap dalam menyampaikan kembali pesan keagamaan secara tertulis.
(Randi Sefto Fanedi, S.Pd/Prada Utama, S.I.Kom)
Hastag : #MIN1RL #Humas
From : MIN 1

.jpg)

.jpg)