NASIONAL
PENDIDIKAN
04 Agustus 2025
1296
Hastag : #MIN1RL #Humas
From : MIN 1
Guru MIN 1 Rejang Lebong Antusias Ikuti Pelatihan Anti Perundungan dan Kekerasan Terhadap Murid
Rejang Lebong (Humas) – Dewan guru Madrasah Ibtidaiyah Negeri (MIN) 1 Rejang Lebong menunjukkan antusiasme tinggi dalam mengikuti Pelatihan Anti Perundungan (Anti Bullying) dan Kekerasan Terhadap Murid yang diselenggarakan oleh Pusat Informasi Pelatihan dan Pembelajaran (Pintar) Kementerian Agama Republik Indonesia. Pelatihan ini dilaksanakan secara daring melalui platform Massive Open Online Course (MOOC) dan dijadwalkan berlangsung dari tanggal 1 hingga 5 Agustus 2025.
Salah satu peserta aktif dalam pelatihan ini adalah Randi Sefto Fanedi, S.Pd, guru MIN 1 Rejang Lebong, yang memanfaatkan waktu istirahat dan jam kosong untuk mengikuti video pembelajaran yang tersedia di platform Pintar. "Saya merasa program ini sangat bermanfaat karena memberikan pemahaman baru dan pendekatan yang tepat dalam menangani kasus perundungan yang mungkin terjadi di lingkungan madrasah," ungkap Randi saat ditemui pada Sabtu (02/08/2025).
Program pelatihan ini dirancang untuk memperkaya pengetahuan dan keterampilan para pendidik dalam menciptakan lingkungan belajar yang aman, nyaman, dan inklusif. Selain materi tentang definisi dan bentuk-bentuk perundungan, pelatihan juga membahas strategi pencegahan, penanganan kasus, serta peran guru dalam membangun budaya positif di sekolah.
Kepala MIN 1 Rejang Lebong, Mufidatul Chairi, S.Ag., M.Pd.I, memberikan apresiasi penuh atas pelatihan ini. Ia menilai bahwa pelatihan ini sangat relevan dengan tantangan dunia pendidikan saat ini. “Guru bukan hanya bertugas mengajar, tetapi juga membimbing dan melindungi siswa dari kekerasan dalam bentuk apa pun. Pelatihan ini menjadi bekal penting bagi para guru untuk semakin peka dan tanggap dalam mencegah serta menangani kasus perundungan,” ujarnya.
Ia juga menambahkan bahwa partisipasi aktif guru dalam pelatihan ini merupakan bagian dari komitmen madrasah dalam meningkatkan kualitas layanan pendidikan yang berkarakter dan ramah anak. “Kita ingin memastikan bahwa madrasah menjadi tempat yang aman dan menyenangkan bagi seluruh peserta didik,” tambah Mufidatul.
Dengan adanya pelatihan ini, diharapkan para guru MIN 1 Rejang Lebong dapat menjadi agen perubahan yang mendorong terciptanya lingkungan belajar bebas dari kekerasan. Langkah ini sejalan dengan semangat madrasah untuk terus mendidik generasi Qurani yang cerdas secara intelektual, emosional, dan spiritual.
(Habsa Aryati, S.Pd/Prada Utama, S.I.Kom)
Hastag : #MIN1RL #Humas
From : MIN 1

.jpg)

.jpg)