DAERAH
UMUM
04 Agustus 2025
90
Hastag : KUA Sindang kelingi
From : KUA S. Kelingi
Penyuluh Agama KUA Sindang Kelingi Bina Majelis Taklim Nurul Mukmin Caneg: Bahas Makharijul Huruf Al-Qur’an
Rejang Lebong (Humas) --- Upaya memberantas buta huruf Al-Qur’an terus digalakkan oleh Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Sindang Kelingi. Salah satunya melalui pembinaan majelis taklim yang dilaksanakan di Majelis Taklim Nurul Mukmin, Desa Caneg, pada Minggu (03/08/2025).
Kegiatan pembinaan kali ini mengangkat tema “Memahami Huruf Makharij Al-Qur’an” dan disampaikan langsung oleh Susilawati, S.Sos., selaku Penyuluh Agama Islam KUA Sindang Kelingi. Dalam penyampaiannya, Susilawati menekankan pentingnya memahami tempat keluarnya huruf-huruf dalam Al-Qur’an (makhraj) sebagai dasar untuk membaca Al-Qur’an dengan benar dan sesuai kaidah tajwid.
“Kesalahan makhraj bisa mengubah arti kata dalam Al-Qur’an. Karena itu, penting bagi kita, khususnya para ibu-ibu majelis taklim, untuk terus belajar dan memperbaiki bacaan,” ujar Susilawati di hadapan para peserta yang hadir dengan antusias.
Kegiatan ini berlangsung khidmat dan penuh semangat, diikuti oleh puluhan jamaah dari Desa Caneg. Para peserta juga diajak untuk langsung mempraktikkan pengucapan huruf-huruf hijaiyah dengan bimbingan langsung dari pemateri.
Kepala KUA Kecamatan Sindang Kelingi, Bastul Biri, S.Sos.I., mengapresiasi kegiatan ini sebagai bagian dari penguatan literasi Al-Qur’an di tingkat akar rumput. Ia berharap kegiatan semacam ini dapat terus dilaksanakan secara berkelanjutan di seluruh desa dalam wilayah Kecamatan Sindang Kelingi.
“Ini bagian dari komitmen kita untuk menciptakan masyarakat yang Qur’ani, dimulai dari majelis taklim,” ujarnya.
Majelis Taklim Nurul Mukmin Desa Caneg menjadi salah satu contoh nyata bagaimana sinergi antara KUA dan masyarakat dapat meningkatkan kualitas pemahaman dan pengamalan Al-Qur’an di tengah masyarakat.
(Slamet cahyadi sani/Edwinsya)
Kegiatan pembinaan kali ini mengangkat tema “Memahami Huruf Makharij Al-Qur’an” dan disampaikan langsung oleh Susilawati, S.Sos., selaku Penyuluh Agama Islam KUA Sindang Kelingi. Dalam penyampaiannya, Susilawati menekankan pentingnya memahami tempat keluarnya huruf-huruf dalam Al-Qur’an (makhraj) sebagai dasar untuk membaca Al-Qur’an dengan benar dan sesuai kaidah tajwid.
“Kesalahan makhraj bisa mengubah arti kata dalam Al-Qur’an. Karena itu, penting bagi kita, khususnya para ibu-ibu majelis taklim, untuk terus belajar dan memperbaiki bacaan,” ujar Susilawati di hadapan para peserta yang hadir dengan antusias.
Kegiatan ini berlangsung khidmat dan penuh semangat, diikuti oleh puluhan jamaah dari Desa Caneg. Para peserta juga diajak untuk langsung mempraktikkan pengucapan huruf-huruf hijaiyah dengan bimbingan langsung dari pemateri.
Kepala KUA Kecamatan Sindang Kelingi, Bastul Biri, S.Sos.I., mengapresiasi kegiatan ini sebagai bagian dari penguatan literasi Al-Qur’an di tingkat akar rumput. Ia berharap kegiatan semacam ini dapat terus dilaksanakan secara berkelanjutan di seluruh desa dalam wilayah Kecamatan Sindang Kelingi.
“Ini bagian dari komitmen kita untuk menciptakan masyarakat yang Qur’ani, dimulai dari majelis taklim,” ujarnya.
Majelis Taklim Nurul Mukmin Desa Caneg menjadi salah satu contoh nyata bagaimana sinergi antara KUA dan masyarakat dapat meningkatkan kualitas pemahaman dan pengamalan Al-Qur’an di tengah masyarakat.
Hastag : KUA Sindang kelingi
From : KUA S. Kelingi

.jpg)

.jpeg)