DAERAH
UMUM
05 Agustus 2025
76
Hastag : #MTs Negeri 1 Rejang Lebong
From : MTsN 1
Kepala MTs N 1 Rejang Lebong terpilih sebagai ketua pelaksana rencana Diklat Kurikulum Berbasis Cinta pada Rakor yang di selengggarakan Pokjawas Kemenag RL.
Rejang Lebong (Humas) --- Dalam upaya meningkatkan mutu pendidikan madrasah yang lebih humanis dan berkarakter, Pokjawas Kemenag Rejang Lebong menggelar rapat koordinasi persiapan Diklat Kurikulum Berbasis Cinta ( KBC) bagi guru RA, MI, MTs, dan MA se-Kabupaten Rejang Lebong pada Selasa (5/8/2025) bertempat di Kantor Kemenag Rejang Lebong.
Rapat yang dilaksanakan di lingkungan Kementerian Agama Kabupaten Rejang Lebong ini dipelopori POKJAWAS RL yang diketuai oleh Hj. Efzuarni, M.Pd, dan juga dihadiri oleh seluruh perwakilan dari seluruh jenjang pendidikan madrasah, mulai dari Raudhatul Athfal (RA) hingga Madrasah Aliyah (MA) serta pengurus Cabsus PGRI Kemenag Rejang Lebong.
Kegiatan rapat ini dipimpin langsung oleh Ketua pokjawas Hj. Efzuarni, M.Pd. Dari hasil pertemuan tersebut terbentuk kepanitiaan Diklat KBC, terpilih sebagai Ketua Dr. Yuhmir, M.Pd.I (Kepala MTs N 1 RL), Sekretaris Herliyansyah dan Bendahara Lelawati, S.Pd.I. Dalam sambutannya sebagai ketua terpilih, "Dr. Yuhmir menjelaskan bahwa pelaksanaan diklat ini bertujuan untuk membumikan nilai-nilai kasih sayang, empati, dan cinta dalam proses pembelajaran di madrasah. Kurikulum Berbasis Cinta bukan sekadar pendekatan emosional, tetapi landasan untuk membentuk generasi yang berakhlak, cerdas, dan peduli. Madrasah harus menjadi tempat yang menyenangkan dan penuh cinta bagi peserta didik,” ujar Dr. Yuhmir.M.Pd.I.
Peserta rapat terdiri dari Kepala madrasah dan RA, dan pengurus PGRI Cabsus Kemenag Rejang Lebong.dari seluruh kecamatan di Kabupaten Rejang Lebong.
Rencana pelaksanaan Diklat Kurikulum Berbasis Cinta ini dijadwalkan pada minggu ke 3 bulan Agustus 2025. Lokasi dan teknis pelaksanaannya akan diumumkan lebih lanjut melalui surat resmi dari panitia.
Dengan adanya diklat ini, diharapkan seluruh tenaga pendidik madrasah dapat menerapkan pendekatan pembelajaran yang lebih inklusif, menyentuh hati, dan relevan dengan perkembangan zaman.
(Dr. Yuhmir, M.Pd.I/Edwinsya)
Hastag : #MTs Negeri 1 Rejang Lebong
From : MTsN 1

.jpg)

