DAERAH
PENDIDIKAN
06 Agustus 2025
222
Hastag : #MIN1RL #Humas
From : MIN 1
Guru MIN 1 Rejang Lebong Tuntaskan Pelatihan Anti Perundungan dan Kekerasan terhadap Murid
Rejang Lebong (Humas) – Para guru Madrasah Ibtidaiyah Negeri (MIN) 1 Rejang Lebong menunjukkan komitmen tinggi dalam meningkatkan kapasitas profesional dengan mengikuti dan menuntaskan pelatihan bertajuk Anti Perundungan dan Kekerasan terhadap Murid. Pelatihan ini diselenggarakan secara daring melalui program Massive Open Online Course (MOOC) oleh Pusat Informasi Pelatihan dan Pembelajaran (Pintar) Kementerian Agama Republik Indonesia.
Pelatihan yang dijadwalkan berlangsung pada 1 hingga 5 Agustus 2025 ini diikuti dengan penuh semangat oleh para guru, meskipun harus menyesuaikan waktu di tengah kesibukan mengajar. Salah satu guru, Randi Sefto Fanedi, S.Pd, memanfaatkan waktu istirahat dan jam kosong untuk menyimak materi video dan menyelesaikan tugas evaluasi dari pelatihan tersebut. Pada Selasa (05/08/2025), ia berhasil menuntaskan seluruh rangkaian pelatihan secara mandiri.
“Pelatihan ini sangat bermanfaat dan membuka wawasan saya tentang pentingnya menciptakan lingkungan belajar yang aman dan bebas dari perundungan. Materinya praktis dan mudah diterapkan dalam konteks madrasah,” ujar Randi Sefto Fanedi usai menyelesaikan sesi pelatihan hari terakhir.
Program ini mencakup berbagai topik penting, mulai dari pengenalan jenis-jenis perundungan, dampaknya terhadap peserta didik, hingga strategi pencegahan dan penanganannya di lingkungan satuan pendidikan. Pelatihan ini dirancang untuk memperkuat peran guru sebagai pelindung siswa serta menciptakan madrasah yang ramah anak.
Kepala MIN 1 Rejang Lebong, Mufidatul Chairi, S.Ag., M.Pd.I, menyambut baik partisipasi aktif para guru dalam pelatihan tersebut. Ia menilai bahwa penguasaan materi tentang anti perundungan sangat penting dalam menjawab tantangan pendidikan modern. “Kami sangat mengapresiasi semangat guru-guru yang terus belajar dan mengembangkan diri. Pelatihan ini penting untuk mencegah kasus kekerasan di sekolah dan membentuk karakter peserta didik yang berakhlak mulia,” jelasnya.
Dengan selesainya pelatihan ini, MIN 1 Rejang Lebong berharap dapat menerapkan hasil pembelajaran dalam kegiatan pembelajaran sehari-hari. Ke depan, madrasah juga berencana untuk mengadakan sesi berbagi praktik baik antar guru sebagai tindak lanjut dari pelatihan yang telah diikuti.Â
(Habsa Aryati, S.Pd/Prada Utama, S.I.Kom)
Hastag : #MIN1RL #Humas
From : MIN 1

.jpg)

