DAERAH
PENDIDIKAN
06 Agustus 2025
200
Hastag : #MIN1RL #Humas
From : MIN 1
Kepala MIN 1 Rejang Lebong Hadiri Rapat Koordinasi Implementasi Kurikulum Cinta
Rejang Lebong (Humas) – Kepala Madrasah Ibtidaiyah Negeri (MIN) 1 Rejang Lebong, Mufidatul Chairi, S.Ag., M.Pd.I, menghadiri rapat koordinasi penting yang diselenggarakan oleh Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Rejang Lebong pada Selasa (05/08/2025). Rapat ini merupakan bagian dari langkah strategis Kemenag dalam menyusun langkah implementasi Kurikulum Berbasis Cinta (KBC), sebuah inovasi kurikulum unggulan dari Kementerian Agama Republik Indonesia.
Bertempat di Aula Kantor Kemenag Rejang Lebong, rapat tersebut dipimpin oleh Hj. Efzuarni, M.Pd.I selaku Ketua Kelompok Kerja Pengawas (Pokjawas). Kegiatan ini dihadiri oleh sejumlah pemangku kepentingan pendidikan madrasah, seperti Ketua Kelompok Kerja Kepala Madrasah Ibtidaiyah (K3MI), Ketua K3MTs, Ketua K3MA, perwakilan dari Ikatan Guru Raudhatul Athfal (IGRA), PGRI Cabang Khusus Kemenag, dan tim Pokjawas. Kehadiran berbagai elemen ini menunjukkan keseriusan bersama dalam mewujudkan pendidikan yang lebih humanis dan berkarakter.
Kurikulum Berbasis Cinta yang menjadi fokus pembahasan dirancang untuk memperkuat pendidikan karakter yang dilandasi nilai kasih sayang, empati, akhlak mulia, dan integritas spiritual. Semua peserta rapat menyatakan komitmennya untuk menyukseskan sosialisasi dan implementasi kurikulum ini di satuan pendidikan masing-masing, mulai dari tingkat RA, MI, MTs hingga MA.
Dalam kesempatan tersebut, Kepala MIN 1 Rejang Lebong menyampaikan dukungan penuh terhadap pelaksanaan program ini di madrasah yang ia pimpin. "Kami menyambut baik dan siap mengimplementasikan Kurikulum Cinta di lingkungan MIN 1 Rejang Lebong. Ini sejalan dengan visi madrasah kami untuk membentuk generasi yang unggul dalam iman, ilmu, dan akhlak," ujar Mufidatul Chairi saat diwawancarai usai kegiatan.
Ia juga mengapresiasi sinergi lintas lembaga yang terjalin dalam rapat tersebut. Menurutnya, keterlibatan banyak pihak sangat penting dalam menciptakan ekosistem pendidikan madrasah yang kondusif dan berkelanjutan. “Langkah cepat Kemenag Rejang Lebong dalam mengumpulkan seluruh unsur strategis sangat patut diapresiasi. Kolaborasi ini akan memperkuat penyelarasan visi dan aksi dalam penerapan Kurikulum Cinta,” tambahnya.
Rapat koordinasi ini menjadi langkah awal dari rangkaian kegiatan sosialisasi dan pelatihan yang akan digelar secara masif di seluruh madrasah. Diharapkan, melalui Kurikulum Cinta, madrasah bukan hanya menjadi pusat pembelajaran akademik, tetapi juga tempat pembinaan karakter yang membumi dan menyentuh hati siswa. Kurikulum ini diharapkan dapat menumbuhkan budaya cinta kasih dalam proses belajar mengajar yang menyeluruh dan menyenangkan.
(Randi Sefto Fanedi, S.Pd/Prada Utama, S.I.Kom)
Hastag : #MIN1RL #Humas
From : MIN 1

.jpg)

