Penyuluh Agama Islam KUA Curup Tengah Ikuti Kegiatan Pelatihan Public Speaking dan Pembuatan Video Dakwah
Rejang Lebong (Humas) - Penyuluh Agama Islam dari Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Curup Tengah mengikuti kegiatan Pelatihan Public Speaking dan Pembuatan Video Dakwah yang diselenggarakan untuk meningkatkan kemampuan komunikasi dakwah di era digital.
Kegiatan ini berlangsung selama tiga hari, mulai tanggal 6 hingga 8 Agustus 2025, bertempat di Mercure Hotel Kota Bengkulu. Pelatihan ini diikuti oleh puluhan penyuluh dari berbagai kecamatan, termasuk penyuluh dari KUA Curup Tengah, Ismail Mainas, S.Sos.I, M.Pd.I dan Wawan Miharjo, S.Pd.I yang aktif berpartisipasi sejak awal kegiatan.
Acara dibuka langsung oleh Kabid Penais Zawa sekaligus Plh. Kanwil Kementerian Agama Provinsi Bengklu Bapak H. Arsan S. Ibrahim, MHI. Dalam sambutannya, mengatakan "Suatu kehormatan acara Pelatihan ini diadakan di Bengkulu oleh Kemenag RI dan satu lagi acara yg sama diadakan di Provinsi Maluku, yang merupakan manifestasi dari penghargaan terhadap Bendera Sang Saka Merah Putih di jahit oleh Putri Bengkulu, yang mana banyaknya dan maraknya pengibaran Bendera One Peace akhir-akhir ini.
Sementara Dirjen Penais Kemenag RI Ahmad Zayadi, M.Pd dalam kata sambutannya bahwa PMA. No. 11 Thm 2025 tentang Kebutuhan Penyuluh Agama yaitu Jumlah Umat sesuai komposisi Agama, Ragam permasalahan keberagamaan dan Luas wilayah dan kondisi geografis wilayah sasaran.
Ka. Subdit. Bina Penyuluh Agama Islam Dr. H. Jamaluddin M. Marki, Lc. M.Si juga menyampaikan bahwa ada beberapa Pekerjaan Rumah bagi para penyuluh yaitu rasio penyuluh yang dibutuhkan dibandingkan dengan jumlah penyuluh yg ada tidak sebanding dengan kebutuhan di lapangan, sehingga untuk menjangkau seluruh sasaran perlu dilakukan media yang mampu menjangkau sasaran dakwah yang lebih luas, yaitu video dakwah, oleh sebab itu perlunya Pelatihan Public Speaking dan Pembuatan Media Dakwah.
Kepala KUA Curup Tengah, H. Bulkis, S.Th.I, MHI menyampaikan bahwa pelatihan ini sangat penting untuk meningkatkan kualitas penyampaian dakwah di tengah masyarakat yang semakin melek teknologi. “Kemampuan berbicara di depan publik dan membuat konten dakwah dalam bentuk video adalah keterampilan yang wajib dimiliki penyuluh saat ini. Dakwah harus bisa mengikuti perkembangan zaman,” ujarnya.
Salah satu penyuluh dari KUA Curup Tengah, Ismail Mainas, S.Sos.I, M.Pd.I dan Wawan Miharjo, S.Pd.I mengungkapkan antusiasmenya terhadap pelatihan ini. “Ini pengalaman berharga bagi kami. Kami jadi lebih percaya diri saat menyampaikan ceramah, dan kini tahu bagaimana cara membuat video dakwah yang menarik untuk disebarkan di media sosial,” ungkapnya.
Diharapkan, setelah pelatihan ini para penyuluh dapat menjadi pelopor dakwah digital yang tidak hanya menyampaikan pesan keagamaan secara lisan, tetapi juga mampu menjangkau masyarakat lebih luas melalui berbagai platform digital. Kegiatan ini merupakan bagian dari program peningkatan kapasitas penyuluh agama yang digagas oleh Kementerian Agama Kabupaten Rejang Lebong dalam rangka menjawab tantangan dakwah di era transformasi digital.
(Ebit Iswandi/Prada Utama, S.I.Kom)Hastag : #PenyuluhAgamaIslam#KUACurupTengah#PelatihanPublicSpeakingdanPembuatanVideoDakwah#
From : KUA Curup Tengah

.jpg)

