Siap Menikah? PAI KUA Binduriang: Pastikan Mental Sudah Tangguh
Rejang Lebong (HUMAS) ----- Dalam rangka menyambut hari pernikahan, calon pengantin (catin) di Kecamatan KUA Binduriang mendapatkan penasehatan langsung dari penyuluh agama setempat. Kegiatan ini bertujuan untuk menyiapkan mental dan spiritual para catin agar lebih siap menghadapi kehidupan berumah tangga yang penuh tantangan.(11/08/25).
Acara yang dilaksanakan di Balai Suscatin KUA Binduriang pada Senin pagi ini menghadirkan berbagai materi yang mencakup kesiapan mental, komunikasi yang baik dalam rumah tangga, serta pentingnya saling pengertian antara suami dan istri.
Fauzan, S. Sos. I, Penyuluh Agama Kecamatan KUA Binduriang, dalam sambutannya mengatakan, "Pernikahan bukan hanya tentang persiapan fisik atau acara, tetapi lebih dari itu, yang terpenting adalah kesiapan mental dan spiritual. Sebelum melangkah ke jenjang pernikahan, catin perlu mempersiapkan diri untuk menghadapi segala kemungkinan yang ada dalam kehidupan rumah tangga."
Dalam penjelasannya, Fauzan menekankan bahwa pernikahan adalah sebuah ibadah yang membutuhkan kesiapan dalam menjalani peran baru, baik sebagai suami maupun istri. Kunci untuk membangun keluarga yang sakinah, mawaddah, dan warahmah adalah komunikasi yang baik dan saling mendukung.
Selain itu, Fauzan, , juga memberikan materi mengenai pentingnya menjaga kesehatan mental dalam pernikahan. Ia mengatakan, "Menjaga kestabilan emosi dan membangun komunikasi yang jujur adalah dasar dari hubungan yang sehat. Catin harus siap dengan segala dinamika yang mungkin terjadi setelah pernikahan."
Acara ini diikuti oleh catin juni dan fani yang berasal dari Desa Kepala Curup, yang tampak sangat antusias mengikuti setiap sesi. Catin mengungkapkan bahwa mereka merasa lebih siap setelah mengikuti penasehatan ini dan berharap dapat membangun keluarga yang harmonis.
"Kami merasa lebih percaya diri setelah mendapat banyak wawasan tentang kehidupan berumah tangga. Semoga pernikahan kami nanti bisa menjadi berkah," ujar Juni dan Fani, pasangan catin yang hadir dalam acara tersebut.
Penyuluh agama KUA Binduriang berencana untuk melanjutkan kegiatan serupa dalam rangka memberikan edukasi lebih mendalam bagi calon pengantin yang akan melangsungkan pernikahan di masa depan. Acara penasehatan ini diharapkan dapat menjadi tradisi yang bermanfaat dalam membentuk keluarga yang lebih baik dan harmonis di masyarakat.
Dengan adanya penasehatan ini, diharapkan para catin tidak hanya mempersiapkan pernikahan dari segi materi dan fisik saja, tetapi juga mental dan emosional, agar mampu menjalani hidup berkeluarga dengan penuh kebahagiaan dan keberkahan.
(Diana Erlina/Prada Utama, S.I.Kom)
Hastag : #kuabinduriangsiapmelayanimasyarakatdengansepenuhhati
From : KUA Binduriang

.jpg)

