Wujudkan Keluarga Sakinah Mawaddah Warahmah, PAI Curup Tengah Bekali Para Catin
Rejang Lebong (Humas) - Dalam upaya mewujudkan keluarga sakinah, mawaddah, warahmah (Samara), Penyuluh Agama Islam (PAI) Kecamatan Curup Tengah menggelar kegiatan bimbingan pranikah bagi para calon pengantin (catin), Kamis (14/08). Kegiatan ini berlangsung di Ruang Bimwin KUA Curup Tengah dan diikuti oleh puluhan catin yang akan melangsungkan pernikahan dalam waktu dekat.
Kegiatan bimbingan ini merupakan bagian dari program rutin Kementerian Agama melalui KUA, yang bertujuan membekali para catin dengan pemahaman keagamaan, psikologis, dan sosial yang cukup sebelum membangun rumah tangga.
“Kami ingin memastikan bahwa para calon pengantin tidak hanya siap secara administrasi, tetapi juga secara mental dan spiritual untuk membina keluarga yang harmonis,” ujar Penyuluh Agama Islam, Mariyati, S.Pd.I dan Siti Robi’ah, S.Pd.I, dalam sesi pembukaan.
Materi yang diberikan mencakup berbagai aspek penting dalam kehidupan berumah tangga, seperti hak dan kewajiban suami istri dalam Islam, komunikasi dalam pernikahan, pengelolaan konflik, serta pentingnya menjaga kesehatan reproduksi. Para peserta juga diberi kesempatan berdiskusi dan bertanya seputar persoalan rumah tangga yang kerap terjadi di masyarakat.
Kepala KUA Curup Tengah, H. Bulkis, S.Th.I, MHI, dalam sambutannya menyampaikan bahwa bimbingan ini diharapkan menjadi bekal awal yang kuat bagi pasangan untuk membangun keluarga yang tidak hanya sah secara hukum, tetapi juga sakinah secara spiritual.
“Pernikahan bukan hanya soal pesta dan legalitas, tapi juga tentang kesiapan untuk menjalani kehidupan bersama dalam suka dan duka. Maka bimbingan seperti ini menjadi penting untuk menyiapkan pondasi yang kokoh,” ujarnya.
Para peserta menyambut baik kegiatan ini. Salah satu calon pengantin, Imaniar Octaviani (26), mengaku mendapatkan banyak wawasan baru. “Kami jadi lebih siap dan memahami bahwa rumah tangga butuh komunikasi, kesabaran, dan kerja sama yang kuat,” katanya.
Dengan adanya kegiatan ini, diharapkan angka perceraian yang disebabkan oleh ketidaksiapan pasangan dalam berumah tangga dapat diminimalisir, serta tercipta generasi keluarga muslim yang lebih kuat dan harmonis.
(Ebit Iswandi/Edwinsya)Hastag : #PenyuluhAgamaIslam#KUACurupTengah# PAICurupTengahBekaliParaCatin#
From : KUA Curup Tengah

.jpg)

