Penyuluh Agama KUA Curup Utara Tanamkan Hikmah Kisah Nabi Musa dan Nabi Khidir kepada Majelis Taklim Al Hidayah
Rejang Lebong(HUMAS) – Pada Minggu malam, 17 Agustus 2025, Penyuluh Agama Islam (PAI) KUA Curup Utara, Rahmat Yudhi Septian, M.Pd, memberikan bimbingan penyuluhan kepada ibu-ibu Majelis Taklim (MT) Al Hidayah. Kegiatan ini mengangkat tema penting tentang “Petik Hikmah dari Kisah Nabi Musa dan Nabi Khidir” yang sarat dengan pelajaran kehidupan dan keteladanan.
Dalam penyampaiannya, Rahmat Yudhi Septian menjelaskan bahwa pertemuan Nabi Musa dengan Nabi Khidir sebagaimana termaktub dalam Al-Qur’an surat Al-Kahfi mengandung nilai mendalam tentang pentingnya kesabaran, kerendahan hati dalam menuntut ilmu, serta keyakinan bahwa setiap takdir Allah mengandung hikmah yang belum tentu langsung dipahami oleh manusia.
“Ibu-ibu sekalian bisa mengambil hikmah bahwa tidak semua yang tampak buruk itu benar-benar buruk, karena di baliknya ada kebaikan dan rahmat Allah yang lebih besar. Inilah yang diajarkan dari kisah pertemuan Nabi Musa dan Nabi Khidir,” jelasnya.
Peserta majelis tampak antusias mengikuti penyuluhan ini. Banyak di antara mereka yang mengajukan pertanyaan dan berbagi pandangan tentang bagaimana kisah tersebut relevan dengan kehidupan sehari-hari, terutama dalam menghadapi ujian, kesabaran dalam keluarga, serta upaya mendidik anak-anak.
Kegiatan ini diakhiri dengan doa bersama agar para jamaah semakin istiqamah dalam meneladani nilai-nilai Qur’ani dan mampu mengamalkan hikmah dari kisah Nabi Musa dan Nabi Khidir dalam kehidupan sehari-hari.
(Rodia /Prada Utama, S.I.Kom)Hastag : #HikmahKisahNabiMusadanKhidir#MT.AlHidayah#PAIKUACurupUtara
From : KUA Curup Utara

.jpg)

