Perkuat Nasionalisme, Penyuluh Agama KUA Sindang Kelingi Warnai Karnaval HUT RI ke-80 di Danau Mas Harum Bastari
Rejang Lebong (Humas) – Suasana kemeriahan luar biasa mewarnai kawasan wisata Danau Mas Harun Bastari (DMHB) pada puncak peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-80 Kemerdekaan Republik Indonesia. Ribuan warga tumpah ruah menghadiri rangkaian festival akbar yang menghadirkan karnaval budaya, parade hasil bumi, seni pertunjukan, sound horeg mini, hingga atraksi paralayang yang menghiasi langit Rejang Lebong.
Rangkaian acara dimulai dari Lapangan Samberejo dengan menampilkan 33 tim yang memamerkan kreativitas masyarakat, mulai dari parade hasil bumi, seni budaya tradisional hingga pertunjukan modern. Puncak momen yang paling menyedot perhatian adalah ketika bendera merah putih raksasa sepanjang 200 meter dibentangkan secara kolosal oleh masyarakat, menimbulkan rasa haru dan bangga yang menyatu di udara.
Bupati Rejang Lebong, Fikri Tobari, hadir langsung dan memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh warga yang berpartisipasi. “Semangat kebersamaan inilah yang menjadi roh perjuangan bangsa. Terima kasih kepada masyarakat yang telah menjaga persatuan melalui perayaan spektakuler ini,” ujarnya.
Di antara ribuan peserta, tampak Slamet Cahyadi Sani S. Sos, Penyuluh Agama Islam Kecamatan Sindang Kelingi, turut serta dalam barisan yang membentangkan bendera merah putih sepanjang 200 meter. Kehadirannya menegaskan peran tokoh agama dalam memupuk semangat nasionalisme dan merawat nilai kebersamaan di tengah masyarakat.
Perayaan HUT RI ke-80 di Rejang Lebong tahun ini bukan hanya sebuah pesta rakyat, tetapi juga simbol persatuan yang menyatukan semua lapisan masyarakat dalam lautan merah putih di bumi berselimut kabut Danau Mas Harun Bastari
(Slamet cahyadi sani/Prada Utama, S.I.Kom)Hastag : KUA Sindang kelingi
From : KUA S. Kelingi

.jpg)

