Ketua MUI Rejang Lebong Jadi Narasumber Implementasi Berbasis Lokasi Kampung Moderasi Beragama
Rejang Lebong (Humas) - Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Rejang Lebong,
KH. Muhammad Abu Dzar, Lc, MHI, menjadi narasumber utama dalam kegiatan
sosialisasi dan diskusi bertema "Implementasi Berbasis Lokasi Kampung
Moderasi Beragama", yang diselenggarakan oleh Kementerian Agama Kabupaten
Rejang Lebong di Resto Xiao Lake Villa Danau Mas, Selupu
Rejang, Selasa (19/8/2025).
Acara
ini merupakan bagian dari program nasional Kementerian Agama dalam memperkuat
moderasi beragama di tingkat akar rumput, khususnya melalui pendekatan berbasis
lokasi seperti pengembangan "Kampung Moderasi Beragama". Program ini
bertujuan untuk menciptakan lingkungan masyarakat yang inklusif, toleran, dan
harmonis antarumat beragama.
Dalam
paparannya, KH. Muhammad Abu Dzar, Lc, MHI, menyampaikan materi
berjudulĀ āPembangunan Kampung Moderasi
Beragama Dalam Perspektif Islamā
serta menekankan pentingnya peran tokoh agama dan masyarakat dalam menjaga
kerukunan, terutama di wilayah multikultural seperti Rejang Lebong. Ia
menyampaikan bahwa moderasi beragama bukanlah upaya untuk menyeragamkan
keyakinan, melainkan untuk memperkuat nilai-nilai kebersamaan, penghormatan
terhadap perbedaan, dan penolakan terhadap kekerasan atas nama agama.
"Kampung
Moderasi Beragama bukan sekadar label, tetapi harus diwujudkan dalam sikap dan
perilaku masyarakat sehari-hari. Perbedaan adalah fitrah, dan kerukunan adalah
pilihan yang harus terus kita rawat bersama," ujar Abu Dzar.
Kegiatan
ini dibuka langsung oleh Kepala Kantor Kemenag Rejang Lebong,
H. Lukman, S.Ag, MH, dan dihadiri
Kasubbag TU Drs. H. Suhardihirol, M.Pd, Kasi Bimas Islam selaku Ketua Panitia,
Drs. H. Akhmad Hafizuddin, MHI dan peserta kegiatan pada hari pertama berjumlah
30 orang yang berasal dari Desa Sindang Jaya, Kecamatan Sindang Kelingi. Mereka
terdiri atas 26 orang beragama Islam, 3 orang beragama Katolik, serta 1 orang
beragama Buddha. Adapun pada hari kedua, Rabu (20/8/2025), kegiatan akan
diikuti oleh masyarakat Desa Sindang Jati.
Dengan
keterlibatan aktif para tokoh agama dan masyarakat, diharapkan implementasi
kampung moderasi beragama tidak hanya menjadi wacana, tetapi benar-benar dirasakan
manfaatnya dalam menjaga kerukunan dan perdamaian di tengah keberagaman.
Hastag : #MUIRejangLebong#BerkhidmatdanBersinergiUntukUmmat#
From : KUA Curup Tengah

.jpg)

