NASIONAL
PENDIDIKAN
25 Agustus 2025
226
Hastag : #MIN1RL #Humas
From : MIN 1
Bangun Peradaban Kasih Sayang, Guru MIN 1 Rejang Lebong Antusias Ikuti Workshop
Rejang Lebong (Humas) --- Suasana penuh semangat terlihat di Aula MAN Rejang Lebong pada Rabu (20/08/2025), ketika 125 pendidik dari berbagai jenjang madrasah di Kabupaten Rejang Lebong berkumpul untuk mengikuti Workshop Implementasi Kurikulum Berbasis Cinta. Kegiatan yang berlangsung selama dua hari, 20–21 Agustus 2025, ini mengangkat tema “Membangun Peradaban Berbasis Kasih Sayang” dan menjadi wadah penting untuk memperkuat pemahaman pendidik terhadap kurikulum baru yang humanis dan berlandaskan nilai kasih sayang.
MIN 1 Rejang Lebong turut berpartisipasi dengan mengirimkan dua guru terbaiknya, yakni Roli Junizan, S.Pd., dan Hilda Kurniati, S.Pd.SD. Keduanya menyampaikan komitmen untuk mengikuti kegiatan secara maksimal, dengan harapan dapat membawa pulang ilmu dan strategi baru untuk diterapkan di lingkungan madrasah.
Workshop ini dibuka langsung oleh Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Rejang Lebong, H. Lukman, S.Ag., M.H. Dalam sambutannya, ia menegaskan bahwa Kurikulum Berbasis Cinta merupakan salah satu program prioritas Kementerian Agama Republik Indonesia yang baru saja diluncurkan oleh Menteri Agama pada 24 Juli 2025 lalu di Makassar.
“Melalui kurikulum berbasis cinta, kita berharap peserta didik tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga memiliki hati yang penuh kasih, menghargai sesama, dan menjunjung tinggi nilai-nilai kemanusiaan. Ikutilah kegiatan ini dengan sungguh-sungguh, sehingga ilmu yang diperoleh dapat diimplementasikan di madrasah masing-masing,” ungkap H. Lukman dalam sambutannya.
Pada hari pertama, dua narasumber utama hadir untuk memberikan materi, yakni Rupiah, S.Ag., M.Pd., dan Wira Tata Raya, S.Pd. Keduanya membawakan materi mengenai konsep dan strategi implementasi Kurikulum Berbasis Cinta di madrasah. Dengan metode penyampaian interaktif, peserta diajak memahami bagaimana nilai kasih sayang dapat diintegrasikan ke dalam setiap mata pelajaran maupun kegiatan pembelajaran sehari-hari.
Perwakilan peserta dari MIN 1 Rejang Lebong, Hilda Kurniati, S.Pd.SD, menyampaikan rasa syukur atas kesempatan yang diberikan untuk mengikuti kegiatan ini. “Kami berharap ilmu yang kami dapatkan dari workshop ini bisa segera diterapkan di madrasah, sehingga mampu menciptakan suasana belajar yang penuh kasih sayang. Dengan begitu, anak-anak tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga berkarakter mulia,” ujarnya.
Hal senada juga disampaikan oleh Roli Junizan, S.Pd., yang menekankan pentingnya nilai kasih sayang dalam membangun peradaban pendidikan. “Kurikulum berbasis cinta ini menjadi jawaban atas tantangan zaman. Anak-anak perlu dibimbing agar tumbuh menjadi pribadi yang berilmu sekaligus memiliki empati dan kepedulian sosial,” ucapnya.
Partisipasi aktif para guru dari berbagai tingkatan, mulai dari RA, MI, MTs, hingga MA, mencerminkan komitmen bersama untuk terus meningkatkan mutu pendidikan madrasah di Kabupaten Rejang Lebong. Kehadiran mereka diharapkan mampu melahirkan praktik-praktik pembelajaran yang lebih humanis, sehingga menghasilkan generasi penerus bangsa yang tidak hanya cerdas, tetapi juga berhati lembut, berakhlak mulia, dan menjunjung tinggi nilai kasih sayang dalam kehidupan sehari-hari.
(Randi Sefto Fanedi, S.Pd/Edwinsya)
Hastag : #MIN1RL #Humas
From : MIN 1

.jpg)

