DAERAH
PENDIDIKAN
25 Agustus 2025
291
Hastag : #MIN1RL #Humas
From : MIN 1
Hari Kedua Workshop KBC, Guru MIN 1 Rejang Lebong Ikuti dengan Antusias
Rejang Lebong (Humas) --- Pelaksanaan Workshop Kurikulum Berbasis Cinta (KBC) hari kedua pada Kamis (21/08/2025) di ruang serbaguna MAN Rejang Lebong berlangsung dengan penuh semangat. Guru MIN 1 Rejang Lebong, yakni Roli Junizan, S.Pd, dan Hilda Kurniati, S.Pd.SD, mengikuti kegiatan ini dengan antusias dan komitmen yang tinggi. Workshop yang mengusung tema “Membangun Peradaban Berbasis Kasih Sayang” tersebut dilaksanakan selama dua hari, mulai 20 hingga 21 Agustus 2025.
Workshop ini diikuti oleh 125 peserta yang berasal dari guru dan kepala madrasah jenjang RA, MI, MTs, hingga MA se-Kabupaten Rejang Lebong. Kegiatan yang diinisiasi sebagai upaya penguatan mutu pendidikan madrasah ini memberikan ruang bagi para pendidik untuk memperluas wawasan dan menanamkan nilai kasih sayang sebagai dasar kurikulum pembelajaran.
Pada hari kedua, kegiatan diisi oleh dua narasumber berkompeten, yakni Rupiah, S.Ag., M.Pd., dan Wira Tata Raya, S.Pd. Keduanya memberikan materi yang menekankan pentingnya membangun ekosistem pendidikan yang tidak hanya menyalurkan ilmu pengetahuan, tetapi juga menginternalisasi nilai-nilai kasih sayang dalam setiap aktivitas pembelajaran. “Kurikulum Berbasis Cinta bukan hanya soal metode, tetapi sebuah gerakan untuk menanamkan nilai kemanusiaan dan kasih sayang di lingkungan madrasah,” ujar Rupiah dalam pemaparannya.
Sementara itu, Wira Tata Raya, S.Pd., menekankan pentingnya kolaborasi antara guru, siswa, dan orang tua dalam mewujudkan pendidikan yang ramah dan bermakna. “Jika semua pihak saling bekerja sama, maka akan lahir generasi yang berkarakter kuat, memiliki ilmu pengetahuan, sekaligus menjunjung tinggi nilai akhlak dan kasih sayang,” ungkapnya.
Perwakilan guru dari MIN 1 Rejang Lebong, Roli Junizan, S.Pd., menyampaikan bahwa kegiatan ini memberikan inspirasi baru dalam merancang pembelajaran yang lebih humanis. “Workshop ini membuka wawasan kami tentang bagaimana menghadirkan suasana belajar yang penuh kasih sayang. Harapan kami, hasil dari kegiatan ini dapat kami terapkan di madrasah sehingga memberi dampak positif bagi siswa,” ucapnya.
Senada dengan itu, Hilda Kurniati, S.Pd.SD., menegaskan komitmen untuk mengimplementasikan nilai-nilai KBC di MIN 1 Rejang Lebong. “Kami yakin, dengan penerapan kurikulum ini, anak-anak akan tumbuh menjadi generasi yang tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga memiliki kepekaan sosial dan kepedulian terhadap sesama,” ujarnya.
Dengan semangat dan antusiasme para peserta, termasuk guru MIN 1 Rejang Lebong, Workshop Kurikulum Berbasis Cinta diharapkan dapat menjadi tonggak awal dalam membangun peradaban pendidikan yang berbasis pada nilai kasih sayang. Hal ini sekaligus menjadi upaya nyata madrasah dalam mencetak generasi penerus bangsa yang berakhlak mulia, berilmu, dan penuh kepedulian.
(Randi Sefto Fanedi, S.Pd/Edwinsya)
Hastag : #MIN1RL #Humas
From : MIN 1

.jpg)

