DAERAH
PENDIDIKAN
25 Agustus 2025
208
Hastag : #MIN1RL #Humas
From : MIN 1
MIN 1 Rejang Lebong Tanamkan Nilai Adab Berdoa pada Siswa
Rejang Lebong (Humas) --- Madrasah Ibtidaiyah Negeri (MIN) 1 Rejang Lebong kembali menunjukkan komitmennya dalam menanamkan nilai-nilai keislaman kepada peserta didik. Pada Kamis (21/08/2025), madrasah ini menggelar tausyiah pagi setelah pelaksanaan sholat dhuha berjamaah di halaman madrasah. Dalam kesempatan tersebut, Yoni Safari, S.Pd.I, menyampaikan materi penting mengenai esensi doa serta adab-adab yang harus diperhatikan oleh setiap muslim.
Dalam penyampaiannya, Yoni Safari menegaskan bahwa doa merupakan sarana utama seorang hamba untuk berkomunikasi dengan Allah SWT. Ia mengingatkan para siswa bahwa doa tidak hanya sekadar permintaan, tetapi juga bentuk penghambaan dan rasa syukur. “Berdoa itu bukan hanya meminta, tetapi juga menunjukkan kerendahan hati kita sebagai hamba. Oleh karena itu, adab berdoa sangat penting untuk dijaga,” jelasnya.
Lebih lanjut, Yoni Safari memaparkan beberapa adab dalam berdoa, seperti memulai dengan memuji Allah SWT, membaca shalawat kepada Nabi Muhammad SAW, serta mengangkat tangan dengan penuh keikhlasan. Ia juga menekankan agar siswa tidak tergesa-gesa dalam berdoa dan tidak mudah berputus asa apabila doa yang dipanjatkan belum segera terkabul. “Allah mendengar semua doa, namun terkadang Allah mengabulkan dengan cara yang tidak kita sangka. Maka jangan sekali-kali berdoa dengan terburu-buru atau dengan perasaan ragu,” tambahnya.
Selain menyampaikan hal-hal yang dianjurkan, Yoni Safari juga mengingatkan tentang hal-hal yang sebaiknya dihindari dalam berdoa. Menurutnya, doa yang dilakukan tanpa kesungguhan hati, tanpa memahami maknanya, atau bahkan sambil bermain-main tidak akan bernilai ibadah. “Doa itu harus dilakukan dengan khusyuk, bukan main-main. Jangan sampai berdoa sambil bercanda, karena itu tidak menghargai makna doa itu sendiri,” tegasnya di hadapan seluruh siswa.
Tausyiah tersebut disambut antusias oleh para siswa. Salah satunya, M. Rido, siswa kelas 6B, mengaku mendapatkan pemahaman baru tentang doa. “Saya jadi tahu kalau doa itu ada aturannya, bukan asal berdoa. Saya senang dapat ilmu baru dari Pak Yoni,” ujarnya dengan penuh semangat.
Kepala MIN 1 Rejang Lebong, Mufidatul Chairi, S.Ag., M.Pd.I, menyampaikan apresiasinya terhadap tausyiah yang diberikan. Menurutnya, pembinaan spiritual seperti ini sangat penting dalam membentuk karakter peserta didik. “Madrasah bukan hanya tempat untuk belajar ilmu pengetahuan, tetapi juga tempat untuk menanamkan nilai-nilai akhlak. Dengan pembinaan doa dan adabnya, kita berharap anak-anak terbiasa dekat dengan Allah dalam setiap aktivitas,” ungkapnya.
Kegiatan tausyiah pagi seperti ini menjadi agenda rutin di MIN 1 Rejang Lebong sebagai upaya memperkuat karakter religius siswa. Kepala Madrasah berharap, pembinaan semacam ini dapat menumbuhkan kesadaran siswa untuk membiasakan berdoa dengan cara yang benar. Dengan demikian, nilai-nilai adab dalam berdoa tidak hanya diamalkan di madrasah, tetapi juga dalam kehidupan sehari-hari di rumah maupun di masyarakat.
(Randi Sefto Fanedi, S.Pd/Edwinsya)
Hastag : #MIN1RL #Humas
From : MIN 1

.jpg)

