PGRI Gelar Workshop Kurikulum Berbasis Cinta, Kepala MTs Nurul Kamal Siap Implementasikan di Madrasah.
Rejang Lebong (Humas) – Kepala Madrasah Tsanawiyah (MTs) Nurul Kamal turut serta dalam pembukaan Workshop Implementasi Kurikulum Berbasis Cinta yang diselenggarakan oleh Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) khusus Kementerian Agama. Kegiatan ini berlangsung selama dua hari yaitu 20 dan 21 Agustus 2025 bertempat di Aula MAN Rejang Lebong.
Kagiatan ini menjadi momentum penting dalam meningkatkan kompetensi pendidik sekaligus memperkuat semangat penerapan kurikulum yang berorientasi pada nilai-nilai kasih sayang dan humanis di lingkungan madrasah.
Workshop ini dihadiri oleh para kepala madrasah dan guru di bawah naungan Kementerian Agama, mengusung tema “Membangun Peradaban Berbasis Kasih Sayang“ dengan tujuan memberikan pemahaman yang lebih mendalam mengenai konsep kurikulum berbasis cinta. Kurikulum ini menekankan pembelajaran yang tidak hanya fokus pada aspek kognitif, tetapi juga menumbuhkan karakter, akhlak mulia, dan kepedulian terhadap sesama.
Dalam sambutannya, perwakilan PGRI menyampaikan bahwa pendidikan berbasis cinta harus mampu melahirkan generasi yang tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga memiliki empati, rasa hormat, dan kepekaan sosial. Oleh karena itu, kolaborasi antara pendidik dan lembaga pendidikan sangat diperlukan agar implementasi kurikulum ini dapat berjalan optimal.
Kepala MTs Nurul Kamal, Ibu Hariyanti, S.Pd menyambut baik kegiatan tersebut. Menurutnya, workshop ini sangat relevan dengan kebutuhan pendidikan saat ini, terutama dalam menanamkan nilai-nilai karakter pada peserta didik. “Kurikulum berbasis cinta adalah langkah yang sangat positif untuk membangun suasana belajar yang ramah, penuh kasih, dan berorientasi pada pembentukan akhlak mulia. Kami berharap setelah workshop ini, para guru dapat menerapkan pendekatan tersebut dalam kegiatan belajar mengajar sehari-hari,” ungkapnya.
Dengan adanya kegiatan ini, diharapkan madrasah di bawah Kementerian Agama, termasuk MTs Nurul Kamal, dapat menjadi pelopor dalam penerapan kurikulum berbasis cinta. Sehingga, peserta didik tidak hanya unggul dalam akademik, tetapi juga tumbuh menjadi generasi yang berkarakter, berakhlak, dan mampu berkontribusi positif bagi masyarakat.
(Santi Noviana/Prada Utama, S.I.Kom)Hastag : #WorkshopKurikulumBerbasisCinta
From : MTs Nurul Kamal

.jpg)

