PAI Curup Tengah Genjot Pembentukan Perpustakaan Masjid
Rejang Lebong (Humas) - Dalam upaya memperkuat peran masjid sebagai pusat pembelajaran dan dakwah, Penyuluh Agama Islam (PAI) dari Kantor Urusan Agama (KUA) Curup Tengah terus menggenjot program pembentukan perpustakaan masjid di berbagai wilayah binaan.(27/08/25)
Program ini menjadi bagian dari strategi literasi keagamaan yang diusung oleh Kementerian Agama untuk mendorong peningkatan wawasan keislaman yang moderat dan mencerdaskan umat. Melalui kolaborasi dengan takmir dan remaja masjid, para penyuluh aktif mendampingi proses pembentukan dan pengelolaan perpustakaan agar benar-benar fungsional dan berkelanjutan.
PAI KUA Curup Tengah, Wawan Miharjo, S.Pd.I, menyampaikan bahwa perpustakaan masjid bukan sekadar pelengkap, melainkan elemen penting dalam menciptakan masjid sebagai pusat peradaban.
"Kami ingin masjid tidak hanya ramai saat salat berjamaah, tapi juga hidup sebagai tempat belajar sepanjang hari. Perpustakaan masjid adalah pintu masuk untuk menghidupkan budaya baca dan diskusi di tengah jamaah," ujarnya.
Beberapa masjid yang telah dibina antara lain Masjid At-Taqwa, Masjid Jumhuriyah, dan Masjid Al-Falah. PAI membantu dari sisi penataan koleksi, pembuatan katalog buku, sistem peminjaman sederhana, hingga memberikan pelatihan pengelolaan perpustakaan berbasis komunitas.
Selain itu, mereka juga berupaya menambah koleksi bacaan dengan menggandeng donatur, instansi keagamaan, dan masyarakat sekitar. Buku-buku yang disediakan meliputi tafsir Al-Qur’an, hadis, fikih, sejarah Islam, buku anak Islami, dan literatur motivasi bernuansa keagamaan.
Dengan program ini, diharapkan masjid bisa menjadi tempat yang ramah ilmu, inspiratif, dan mendorong lahirnya generasi yang tidak hanya taat secara ritual, tetapi juga kuat secara intelektual dan spiritual.
(Ebit Iswandi/Prada Utama, S.I.Kom)Hastag : #PenyuluhAgamaIslam#KUACurupTengah#Berdaya#
From : KUA Curup Tengah

.jpg)

