NASIONAL
PENDIDIKAN
27 Agustus 2025
544
Hastag : #MIN1RL #Humas
From : MIN 1
Kepala MIN 1 Rejang Lebong Buka Kegiatan Desiminasi Kurikulum Berbasis Cinta
Rejang Lebong (Humas) – Madrasah Ibtidaiyah Negeri (MIN) 1 Rejang Lebong menggelar kegiatan Desiminasi Kurikulum Berbasis Cinta pada Rabu (27/08/2025) bertempat di ruang kelas MIN 1 Rejang Lebong. Acara ini dibuka secara resmi oleh Kepala Madrasah, Mufidatul Chairi, S.Ag., M.Pd.I., serta menghadirkan pemateri berkompeten, yakni Hilda Kurniati, S.Pd.SD., Randi Sefto Fanedi, S.Pd., dan Rolly Junizan, S.Pd.
Kegiatan desiminasi tersebut diikuti oleh seluruh dewan guru MIN 1 Rejang Lebong dengan penuh antusiasme. Tujuan utama kegiatan ini adalah memperkenalkan sekaligus memperdalam pemahaman para guru terkait konsep Kurikulum Berbasis Cinta yang berorientasi pada pembelajaran humanis, penuh kasih sayang, dan berfokus pada penanaman karakter peserta didik.
Dalam sambutannya, Kepala Madrasah, Mufidatul Chairi, S.Ag., M.Pd.I., menekankan pentingnya perubahan paradigma guru dalam mengelola pembelajaran. Menurutnya, pendidikan bukan hanya sekadar penyampaian materi, melainkan juga tentang bagaimana menumbuhkan karakter dan rasa kasih sayang di dalam kelas.
“Saya mengajak seluruh guru untuk melaksanakan pembelajaran dengan hati, penuh cinta dan kasih sayang. Dengan kurikulum ini, kita ingin menghadirkan madrasah sebagai rumah kedua yang nyaman, sehingga anak-anak belajar dengan bahagia,” ujar Mufidatul Chairi.
Koordinator Bidang Kurikulum MIN 1 Rejang Lebong, Hilda Kurniati, S.Pd.SD., dalam paparannya menjelaskan bahwa Kurikulum Berbasis Cinta merupakan refleksi dari nilai-nilai karakter yang harus ditanamkan sejak dini. Menurutnya, guru adalah figur teladan yang perannya sangat menentukan tumbuhnya nilai empati dan kepedulian dalam diri anak.
“Guru adalah teladan bagi anak-anak. Melalui kurikulum cinta, kita tidak hanya mengajarkan materi, tetapi juga menanamkan nilai empati, toleransi, dan rasa hormat. Hal inilah yang menjadi pondasi utama pendidikan di madrasah,” jelas Hilda.
Sementara itu, salah satu pemateri, Rolly Junizan, S.Pd., menegaskan bahwa pendekatan cinta dalam pembelajaran mampu menciptakan suasana kelas yang hangat dan memotivasi siswa untuk lebih aktif belajar. “Anak-anak akan lebih mudah memahami pelajaran jika suasana kelas hangat dan nyaman. Dengan kurikulum cinta, guru diharapkan tidak hanya mengajar, tetapi juga menjadi sahabat sekaligus orang tua bagi siswa di sekolah,” ungkap Rolly.
Sejalan dengan itu, Randi Sefto Fanedi, S.Pd., turut memaparkan bahwa implementasi Kurikulum Berbasis Cinta dapat dilakukan melalui strategi pembelajaran yang bervariasi, kreatif, dan menyenangkan. Ia menekankan perlunya kolaborasi antar guru dalam menerapkan metode ini. “Kurikulum cinta menuntut kreativitas guru. Setiap kegiatan belajar hendaknya dirancang agar siswa merasa dihargai, didengarkan, dan termotivasi untuk berkembang sesuai potensinya,” tutur Randi.
Kegiatan desiminasi berlangsung interaktif dengan sesi tanya jawab serta diskusi antara pemateri dan para peserta. Para guru tampak aktif berbagi pengalaman sekaligus merumuskan langkah-langkah penerapan Kurikulum Berbasis Cinta di kelas masing-masing.
Melalui kegiatan ini, MIN 1 Rejang Lebong meneguhkan komitmennya dalam mencetak generasi yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki karakter mulia, berakhlak baik, serta tumbuh dengan penuh kasih sayang. Kurikulum Berbasis Cinta diharapkan menjadi fondasi penting dalam mewujudkan suasana belajar yang harmonis dan mendukung tercapainya tujuan pendidikan madrasah.
Di akhir acara, Kepala Madrasah, Mufidatul Chairi, S.Ag., M.Pd.I., menyampaikan harapannya agar seluruh guru benar-benar mengimplementasikan nilai-nilai cinta dalam proses belajar mengajar. “Saya berharap kurikulum ini tidak berhenti pada teori, tetapi benar-benar terwujud dalam praktik di ruang kelas. Dengan cinta, kita yakin dapat melahirkan generasi Qurani yang cerdas, berkarakter, dan mampu menjadi penerus bangsa yang membanggakan,” pungkasnya.
(Habsa Aryati, S.Pd/Prada Utama, S.I.Kom)
Hastag : #MIN1RL #Humas
From : MIN 1

.jpg)

